Daftar Anggota
  • Berita
  • Erupsi Sinabung Tingkatkan Risiko Kesehatan Warga, Romanus Ginting Bagikan Masker di Berastagi
Erupsi Sinabung Tingkatkan Risiko Kesehatan Warga, Romanus Ginting Bagikan Masker di Berastagi
Erupsi Sinabung Tingkatkan Risiko Kesehatan Warga, Romanus Ginting Bagikan Masker di Berastagi

Erupsi Sinabung Tingkatkan Risiko Kesehatan Warga, Romanus Ginting Bagikan Masker di Berastagi

Aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali meningkat setelah erupsi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat kolom abu mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak, dengan sebaran mengarah ke timur hingga tenggara, termasuk wilayah Berastagi. Status gunung pun dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan bahwa kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat, terutama gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik. Warga diimbau menggunakan masker, menghindari aktivitas di zona bahaya dalam radius 3 kilometer dari puncak, serta mewaspadai potensi lahar di aliran sungai yang berhulu di Sinabung.

Di tengah situasi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Karo dari Partai Perindo, **Romanus Ginting**, bersama jajaran pengurus partai turun langsung membagikan masker dan air mineral kepada masyarakat serta pengguna jalan di kawasan Berastagi.

Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap meningkatnya paparan abu vulkanik yang dinilai berisiko terhadap kesehatan warga.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak langsung erupsi Sinabung. Masker menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan,” ujar Romanus di sela kegiatan.

Ia menekankan bahwa abu vulkanik yang terhirup dalam jangka waktu tertentu dapat memicu infeksi saluran pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Karena itu, langkah mitigasi sederhana seperti penggunaan masker menjadi penting untuk menekan risiko tersebut.

Romanus juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi seluruh imbauan pemerintah, termasuk tidak beraktivitas di zona merah yang telah ditetapkan.

“Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati dalam beraktivitas dan mengikuti arahan pemerintah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Sejumlah warga mengapresiasi langkah tersebut. Rinaldi Sembiring, warga Berastagi, menilai bantuan masker dan air minum sangat membantu di tengah kondisi abu yang cukup pekat dalam beberapa waktu terakhir.

Ia berharap aktivitas Gunung Sinabung segera mereda sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal tanpa kekhawatiran terhadap dampak kesehatan.

Erupsi Sinabung yang masih berlangsung juga menjadi pengingat bahwa wilayah sekitar gunung api aktif tetap membutuhkan kesiapsiagaan berkelanjutan, baik dari pemerintah maupun masyarakat, guna meminimalkan risiko bencana dan dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan.