Daftar Anggota
  • Berita
  • Gandeng Bawaslu, Partai Perindo Surakarta Matangkan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Gandeng Bawaslu, Partai Perindo Surakarta Matangkan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Gandeng Bawaslu, Partai Perindo Surakarta Matangkan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Gandeng Bawaslu, Partai Perindo Surakarta Matangkan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Kamis 27 Agustus 2026 08:11 WIB

SOLO - Persiapan menuju Pemilu 2029 mulai dilakukan Partai Perindo Kota Surakarta melalui penguatan struktur organisasi sekaligus konsolidasi demokrasi bersama Bawaslu. Langkah tersebut diarahkan untuk mematangkan kesiapan menghadapi verifikasi nasional 2027 sekaligus membangun kekuatan hingga tingkat bawah.

Konsolidasi dilakukan melalui tatap muka dan diskusi antara Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bersama kader serta pengurus DPC dan DPD Partai Perindo Surakarta di Kantor DPD Partai Perindo Kota Surakarta, Rabu (26/8/26).

Ketua DPD Partai Perindo Kota Surakarta Milia Jatmiati mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum memperkenalkan jajaran pengurus DPD, DPC, sayap partai, serta sejumlah DPRt yang telah terbentuk sebagai bagian dari persiapan menuju verifikasi partai politik di tahun 2027. Dia juga menyebut Perindo Surakarta menargetkan minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2029.

"Perindo Kota Surakarta sangat siap, dan hari ini tanggal 26 Agustus 2026, Partai Perindo Kota Surakarta adalah partai non-parlemen pertama yang sudah terverifikasi oleh Bawaslu Kota Surakarta dalam persiapan menuju 2029," kata Milia di sela kegiatan.



Penguatan organisasi juga diarahkan pada keterwakilan perempuan yang ditargetkan mencapai 30 persen. Untuk mendukung target politik tersebut, Perindo Surakarta akan memperkuat sektor ekonomi melalui program UMKM dan penyediaan fasilitas "warung kita" di setiap DPC.

"Target perolehan suara DPD Partai Perindo Kota Surakarta sangat ingin membangun sinergi dengan tingkat DPP dan DPW untuk bisa di setiap dapil, seperti target, kolaborasi harus satu dapil satu perwakilan," ucapnya.

Selain program ekonomi, Milia menekankan pentingnya penguatan komunikasi dari tingkat DPRt, DPC, DPD, DPW, hingga DPP agar program pusat dapat berjalan efektif di tingkat bawah. Dalam rekrutmen calon anggota legislatif, Perindo Surakarta mengutamakan kader internal dari tingkat DPRt, DPC, hingga DPD serta menolak sistem dropping atau referensi dari tingkat pusat maupun provinsi.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Surakarta Agus Sulistyo mengatakan kehadiran Bawaslu merupakan bagian dari konsolidasi demokrasi untuk memperkuat internal partai politik. Kolaborasi tersebut juga berkaitan dengan persiapan pendaftaran partai politik serta pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

"Agar nanti antara partai politik, kemudian Bawaslu, dan stakeholder yang lain bisa menjadi kolaborasi yang tentu sinergis untuk meningkatkan kualitas dari pemilu. Karena Solo ke depan adalah saya pikir perlu Solo menyiapkan sebagai kota demokrasi next level," kata Agus.

Konsolidasi antara partai politik dan penyelenggara pemilu tersebut menjadi bagian dari persiapan Surakarta menghadapi tahapan politik menuju 2029, dengan penguatan struktur partai, keterwakilan perempuan, kaderisasi calon legislatif, serta kolaborasi untuk meningkatkan kualitas demokrasi.