Daftar Anggota
  • Berita
  • Gregory Dayefiandro Dorong Pemuda Kepahiang Lebih Mandiri, Kembangkan Olahraga & Ekonomi Kreatif
Gregory Dayefiandro Dorong Pemuda Kepahiang Lebih Mandiri, Kembangkan Olahraga & Ekonomi Kreatif
Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Gregory Dayefiandro

Gregory Dayefiandro Dorong Pemuda Kepahiang Lebih Mandiri, Kembangkan Olahraga & Ekonomi Kreatif

Kamis 27 Agustus 2026 14:34 WIB

KEPAHIANG - Peran pemuda dalam pembangunan daerah tidak cukup berhenti pada menjadi peserta berbagai kegiatan. Mereka perlu diberi ruang untuk menciptakan terobosan, membangun kemandirian, sekaligus ikut mengawal arah pembangunan Kabupaten Kepahiang, Bengkulu.

Pesan itu ditegaskan Ketua DPRD Kabupaten Kepahiang Gregory Dayefiandro saat kegiatan reses di kediamannya di Dusun Kepahiang. Reses kali ini memberi porsi besar kepada kalangan pemuda untuk menyampaikan kebutuhan dan gagasan mereka, mulai dari olahraga, ekonomi kreatif, kewirausahaan hingga ruang kreativitas.

“Pemuda harus lebih aktif berkontribusi dan jangan lelah mencintai Kepahiang. Kritik, koreksi dan masukan kepada pemerintah daerah tetap diperlukan untuk kemajuan bersama,” ungkap Gregory.

Legislator Partai Perindo ini mengungkapkan, potensi pemuda Kepahiang terbuka di banyak bidang, bukan hanya olahraga, tetapi juga pendidikan, ekonomi kreatif, musik dan seni budaya. Namun, potensi tersebut membutuhkan keberanian untuk bergerak dan tidak sepenuhnya bergantung pada dukungan pemerintah daerah.

Dia menyoroti masih adanya organisasi olahraga di Kepahiang yang masih cukup bergantung pada bantuan pemerintah. Kondisi tersebut dinilai perlu diubah dengan mendorong organisasi dan komunitas olahraga lebih aktif membangun jejaring, mencari sponsor, serta membuka sumber dukungan lain agar kegiatan tetap berjalan.

“Harapannya, prestasi dan terobosan dari pemuda terus bermunculan sehingga dapat menjadi kebanggaan masyarakat Kepahiang,” kata politisi kelahiran Jakarta, 28 Juli 1994 ini.

Dalam forum tersebut, aspirasi pemuda juga mengarah pada kebutuhan yang lebih praktis, seperti sarana olahraga, pelatihan keterampilan kerja, pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan, hingga ketersediaan ruang bagi anak muda untuk berkarya dan terlibat dalam pembangunan.

Di luar isu kepemudaan, masyarakat turut menyampaikan sejumlah kebutuhan dasar yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari, di antaranya perbaikan jalan dan irigasi, peningkatan pelayanan publik, sarana pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi masyarakat, serta persoalan sosial.

Gregory menegaskan, reses menjadi salah satu jalur bagi DPRD untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi yang masuk akan dihimpun dan menjadi bahan pembahasan sesuai kewenangan DPRD serta kemampuan daerah.

“Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan bagi DPRD dalam memperjuangkan kebijakan pembangunan yang lebih dekat dengan kebutuhan pemuda dan masyarakat Kabupaten Kepahiang,” tutur Master of Science lulusan Hult International Business School, Inggris ini.