Gelar Turnamen Non Master, Partai Perindo Bina Pecatur Lokal Tebing Tinggi
Kamis 27 Agustus 2026 14:37 WIBTEBING TINGGI - Keterbatasan kesempatan bertanding menjadi salah satu tantangan bagi pecatur lokal untuk meningkatkan kemampuan. Latihan saja tidak cukup, pengalaman menghadapi lawan secara langsung dibutuhkan untuk menguji strategi sekaligus membangun mental kompetisi.
“Catur dipilih sebagai medium untuk mewadahi minat warga, sekaligus mempertemukan para pecatur dalam sebuah kompetisi,” kata Ketua DPD Partai Perindo Kota Tebing Tinggi Muhammad Erwin Harahap terkait Turnamen Catur Non Master yang digelarnya akhir pekan lalu.
Turnamen yang digelar di Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota itu diikuti 42 peserta. Kompetisi tersebut menggandeng Klub Catur C2K yang diketuai Ahmad Sorry Silaban, dengan peserta berasal dari kalangan pecatur lokal.
Bagi para pemain, pertandingan menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan dalam situasi kompetitif, sekaligus menambah pengalaman menghadapi lawan dengan gaya permainan yang berbeda. Ajang seperti ini juga menjadi titik temu bagi para pecinta catur untuk saling mengenal dan bertukar pengalaman.
Erwin mengatakan, penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi salah satu cara Partai Perindo menghadirkan kegiatan yang memberi ruang partisipasi langsung kepada masyarakat Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.
“Kami ingin kehadiran Partai Perindo bisa dirasakan, melalui kegiatan yang dekat dengan minat masyarakat. Kami membuka ruang bagi para pecatur untuk bertanding, bertemu dan mengembangkan kemampuan mereka melalui kompetisi,” tutur anggota DPRD Kota Tebing Tinggi ini.
Para peserta memperebutkan trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan. Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Tebing Tinggi Syafaruddin Pulungan turut hadir memberikan semangat kepada para peserta.
Kompetisi tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat, termasuk Dewi Sri Hutabarat yang mengantar putrinya ikut bertanding. “Pesertanya lebih banyak yang senior, tapi anak gadisku senang sekali bisa menambah pengalaman. Di antara 42 peserta, hanya 4 orang yang junior dan keempatnya dapat angpao dari anggota DPRD Tebing Tinggi,” ungkapnya.
Partisipasi 42 pecatur menunjukkan bahwa minat terhadap olahraga catur masih memiliki basis yang kuat di tingkat lokal. Tantangannya kemudian adalah menjaga agar minat tersebut memiliki wadah pertandingan yang konsisten, sehingga potensi pecatur daerah dapat berkembang melalui pengalaman kompetisi yang berkelanjutan.


