searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Rapat Kerja Komisi II DPRD Kab. TTS bersama Dinas Peternakan

29 Januari 2026, 04:00 WIB

Kegiatan Komisi II terkait Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2025–2026 dilaksanakan sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja mitra kerja, khususnya Dinas Peternakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui capaian realisasi PAD sektor peternakan, mengidentifikasi potensi dan kendala dalam pelaksanaannya, serta mengevaluasi efektivitas program dan kebijakan yang telah dan akan dilaksanakan.

Dalam kegiatan ini, Komisi II bersama Dinas Peternakan melakukan pembahasan terhadap target dan realisasi PAD, strategi peningkatan pendapatan, optimalisasi potensi daerah di bidang peternakan, serta langkah-langkah perbaikan untuk mendukung pencapaian target PAD Tahun Anggaran 2025–2026. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan rekomendasi bagi peningkatan kinerja dinas terkait serta penguatan kontribusi sektor peternakan terhadap PAD daerah.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha Kerajinan Marmer di Sanggar Kerja Desa Ajaobaki oleh Komisi II DPRD Kabupaten TTS
Kegiatan Lembaga

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Usaha Kerajinan Marmer di Sanggar Kerja Desa Ajaobaki oleh Komisi II DPRD Kabupaten TTS

Komisi II DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi ke Sanggar Kerja Kerajinan Marmer yang berada di Desa Ajaobaki. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung perkembangan usaha kerajinan marmer, melihat proses produksi, serta mengidentifikasi berbagai potensi dan kendala yang dihadapi para pengrajin dalam mengembangkan usaha mereka. Dalam kunjungan tersebut, anggota Komisi II berdialog dengan pengelola dan para pengrajin untuk memperoleh informasi terkait ketersediaan bahan baku, proses pengolahan, pemasaran hasil kerajinan, serta kebutuhan dukungan dari pemerintah daerah. Selain itu, dilakukan peninjauan terhadap fasilitas kerja dan peralatan produksi yang digunakan dalam pembuatan berbagai produk kerajinan marmer. Hasil monitoring menunjukkan bahwa usaha kerajinan marmer di Desa Ajaobaki memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan sebagai salah satu usaha ekonomi kreatif masyarakat yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka lapangan pekerjaan. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu mendapat perhatian, antara lain keterbatasan peralatan produksi, akses pemasaran yang belum optimal, serta kebutuhan peningkatan keterampilan dan inovasi produk. Melalui kegiatan monitoring ini, Komisi II DPRD Kabupaten TTS berkomitmen untuk mendorong dukungan kebijakan dan program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kapasitas para pengrajin, memperluas akses pasar, serta mengembangkan industri kerajinan marmer sebagai salah satu produk unggulan daerah.

KOMISI II DPRD KABUPATEN TTS TINJAU PASAR BENLUTU YANG MANGKRAK
Kegiatan Lembaga

KOMISI II DPRD KABUPATEN TTS TINJAU PASAR BENLUTU YANG MANGKRAK

Tim Komisi II DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melakukan peninjauan langsung ke Pasar Benlutu yang hingga saat ini belum difungsikan secara optimal dan terkesan mangkrak. Kegiatan peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan DPRD terhadap pembangunan fasilitas publik yang bersumber dari anggaran pemerintah. Dalam kunjungan tersebut, Komisi II melihat secara langsung kondisi bangunan pasar, fasilitas pendukung, serta mendengarkan berbagai keluhan dan harapan masyarakat maupun pedagang terkait pemanfaatan pasar tersebut. Selain melakukan peninjauan lapangan, Komisi II juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyelesaian persoalan Pasar Benlutu melalui fungsi pengawasan DPRD. Diharapkan, ke depan pasar tersebut dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang tertata, nyaman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan para pedagang maupun masyarakat sekitar. Kegiatan peninjauan berlangsung dengan lancar dan menjadi bagian dari upaya DPRD Kabupaten TTS dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Konsultasi pimpinan dan anggota Pansus di Direktorat Pendapatan Daerah
Kegiatan Lembaga

Konsultasi pimpinan dan anggota Pansus di Direktorat Pendapatan Daerah

Sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan dan legislasi, Pimpinan dan Anggota Panitia Khusus (Pansus), termasuk Fraksi Partai Persatuan Indonesia (Perindo), melaksanakan konsultasi ke Direktorat Pendapatan Daerah guna memperdalam substansi kebijakan terkait pengelolaan Pendapatan Daerah. Fraksi Perindo memandang bahwa optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan kunci utama dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Oleh karena itu, konsultasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan untuk memperoleh masukan yang konkret, terukur, dan dapat segera diimplementasikan, khususnya dalam memperbaiki sistem pemungutan, meningkatkan transparansi, serta menutup celah kebocoran pendapatan. Dalam forum ini, Fraksi Perindo juga menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola pendapatan, termasuk pemanfaatan aset daerah dan inovasi sumber-sumber PAD yang sah. Tanpa langkah yang serius dan terstruktur, maka target peningkatan PAD akan sulit tercapai dan hanya menjadi angka dalam dokumen perencanaan. Melalui konsultasi ini, Fraksi Perindo berharap hasil yang diperoleh dapat memperkuat rekomendasi Pansus, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan secara nyata