searchCari
Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

Bukan sekadar hadir ini tentang menyuarakan nilai. Angdew Luntungan di Paskah Nasional, bawa pesan toleransi untuk Indonesia.

08 April 2026, 08:00 WIB

Manado, 8 April 2026 — Anggota DPRD dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Angdew Normans Luntungan, S.T., M.Eng., menghadiri kegiatan Paskah Nasional yang digelar di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Selasa (8/4).
Kehadiran Angdew dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Paskah Nasional ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari tingkat pusat hingga daerah, serta menjadi momentum refleksi spiritual bagi umat Kristiani di Indonesia.
Dalam keterangannya, Angdew Normans Luntungan menyampaikan bahwa perayaan Paskah tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga memiliki makna sosial yang mendalam dalam memperkuat semangat persatuan.
“Paskah mengajarkan nilai kasih, pengorbanan, dan harapan. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga toleransi serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial, khususnya di tengah dinamika kehidupan berbangsa saat ini.
Melalui kehadirannya di Paskah Nasional, Angdew berharap nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan tersebut dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, guna menciptakan masyarakat yang damai, inklusif, dan berkeadilan.

Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

kunjungan kerja lapangan ke salah satu jaringan ritel modern, Alfamart
Kegiatan Lembaga

kunjungan kerja lapangan ke salah satu jaringan ritel modern, Alfamart

MANADO, 11 Juni 2026 – Anggota Legislatif (Aleg) Provinsi Sulawesi Utara, Normans Luntungan, ST., M.Eng., bersama jajaran pimpinan dan anggota Komisi 2 DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan kunjungan kerja lapangan ke salah satu jaringan ritel modern, Alfamart, Kamis (11/6). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan komitmen pasar modern dalam memberikan ruang dan memasarkan produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asli daerah. Langkah pengawasan ini diambil sebagai respons konkret parlemen dalam mengawal regulasi daerah terkait kemitraan strategis antara jaringan toko swalayan modern dengan para pelaku usaha lokal di Sulawesi Utara. Dalam peninjauan tersebut, Normans Luntungan bersama rombongan Komisi 2 memeriksa langsung ketersediaan display atau etalase khusus produk lokal, serta mengevaluasi sejauh mana kemudahan akses bagi para pelaku UMKM Sulut untuk memasukkan produk mereka ke dalam jaringan pasar modern. Normans Luntungan menegaskan bahwa kehadiran ritel modern di Sulawesi Utara harus membawa dampak positif dan menjadi mitra pertumbuhan bagi ekonomi kerakyatan, bukan justru mematikan usaha kecil masyarakat. "Kami turun langsung ke lapangan hari ini bersama Komisi 2 untuk memastikan bahwa komitmen keberpihakan terhadap UMKM lokal benar-benar diwujudkan, bukan sekadar pemenuhan syarat di atas kertas. Produk-produk unggulan Sulut memiliki kualitas yang bersaing, dan sudah kewajiban pasar modern seperti Alfamart untuk memberikan tempat strategis di gerai mereka agar penyerapan produk lokal kita tetap optimal," tegas Normans Luntungan. Selain melakukan pengecekan fisik produk di gerai, jajaran Komisi 2 DPRD Sulut juga berdialog dengan pihak manajemen ritel untuk membahas sistem kurasi, mekanisme pembayaran, serta kendala-kendala administratif yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM saat mengajukan kemitraan. Melalui kunjungan kerja ini, DPRD Sulut berharap kemitraan antara ritel modern dan pelaku usaha lokal dapat berjalan lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di Sulawesi Utara. Tentang Normans Luntungan: Normans Luntungan, ST., M.Eng., adalah Anggota Legislatif Provinsi Sulawesi Utara yang aktif mengawal isu-isu pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta tata kelola pemerintahan. Dengan latar belakang akademis yang kuat, ia berkomitmen mendorong kebijakan daerah yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat akar rumput.

Rawat Toleransi dan Kebersamaan, Normans Luntungan Hadiri Undangan Ibadah Pentakosta Bersama Jemaat GPdI
Kegiatan Lembaga

Rawat Toleransi dan Kebersamaan, Normans Luntungan Hadiri Undangan Ibadah Pentakosta Bersama Jemaat GPdI

Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjaga harmoni antarumat beragama, Normans Luntungan menghadiri undangan resmi perayaan Hari Raya Pentakosta yang diselenggarakan oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) pada Senin (25/5). Kehadiran Normans Luntungan di tengah-tengah jemaat ini disambut hangat oleh pimpinan majelis jemaat, para pendeta, serta seluruh umat yang hadir memadati gereja dalam suasana ibadah yang khidmat dan penuh suka cita. Perayaan Pentakosta yang memperingati peristiwa turunnya Roh Kudus ini dijadikan momentum penting oleh Normans Luntungan untuk merefleksikan kembali pentingnya nilai-nilai kasih, gotong royong, dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Anggota Legislatif (Aleg) dari Partai Perindo, Normans Luntungan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Dalam Negeri
Kegiatan Lembaga

Anggota Legislatif (Aleg) dari Partai Perindo, Normans Luntungan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Dalam Negeri

JAKARTA, 20 MEI 2026 – Anggota Legislatif (Aleg) dari Partai Perindo, Normans Luntungan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Rabu (20/5). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan konsultasi mendalam mengenai batasan kewenangan Badan Kehormatan (BK) dalam menjatuhkan sanksi kepada anggota dewan yang terbukti melanggar tata tertib dan kode etik. Dalam kunjungan yang berlangsung dinamis tersebut, Normans Luntungan juga secara tidak sengaja bertemu dengan jajaran tim dari Pemerintah Provinsi (Pemprov). Pertemuan tanpa rencana ini pun dimanfaatkan untuk berdiskusi ringan dan menyelaraskan pandangan terkait penguatan fungsi pengawasan internal di lembaga legislatif daerah. Normans Luntungan menjelaskan bahwa konsultasi ke Kemendagri ini sangat krusial guna memastikan setiap keputusan dan sanksi yang dikeluarkan oleh Badan Kehormatan memiliki dasar hukum yang kuat dan tidak menabrak aturan yang lebih tinggi.