Daftar Anggota

Jurnal Anggota Legislatif

foto sampul

Kegiatan Lembaga

MENERIMA MASA AKSI RAKYAT MENGGUGAT REFORMASI JILID DUA

15 Juni 2026, 19:04 WIB

Massa aksi merobohkan pagar utama Kantor DPRD Halmahera Selatan saat demonstrasi menolak kenaikan harga BBM non-subsidi, Senin (15/6/2026). Aksi sempat memanas, massa membakar ban bekas dan terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan. Demonstran menuntut pencabutan kebijakan kenaikan BBM serta menyoroti melemahnya nilai tukar rupiah, tata kelola program MBG, dan kondisi ekonomi masyarakat.
Pagar utama Kantor DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, dirobohkan massa dalam aksi penolakan kenaikan harga BBM non subsidi, Senin (15/6/2026).
Pagar kantor yang beralamat di Jalan Panambuang, Labuha, Kecamatan Bacan Selatan, tersebut dirobohkan saat massa aksi berupaya menorobos masuk ke dalam halaman, sekitar pukul 11.54 WIT.
Massa juga membakar ban bekas di halaman setelah merobohkan pagar. Ketegangan sempat terjadi antara massa aksi dan pihak kepolisian yang melakukan pengamanan. Ada pun puluhan massa aksi tersebut tergabung dalam OKP Cipayung Halmahera Selatan. Di antaranya, KNPI, HMI, GMNI, PMII, LMND, GMKI, dan GAMKI.
Selain kenaikan harga BBM, massa juga  menyoroti masalah tata kelola program MBG, melemahnya nilai tukar rupiah, pemborosan APBN, hingga praktik militerisme di kalangan masyarakat sipil.
Ketua DPD KNPI Halmahera Selatan, Sefnar Tagaku, menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM memberikan dampak langsung terhadap seluruh sektor kehidupan masyarakat.
Di mana harga kebutuhan pokok akan naik, biaya transportasi makin mahal, dan puncaknya adalah daya beli masyarakat yang terus menurun.
"Kondisi ini paling dirasakan masyarakat kecil seperti nelayan, petani, buruh, hingga pedagang kaki lima," ujar Sefnat dalam keterangannya.
Sefnat menilai pemerintah pusat gagal menghadirkan kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil, termasuk di Halmahera Selatan.
Oleh karena itu, pihaknya meminta DPRD dan dan pemerintah daerah mendesak pemerintah pusat untuk mencabut kebijakan kenaikan harga BBM.
Kami juga meminta agar program-program yang tidak menjadi kebutuhan dasar rakyat kecil seperti program MBG, segera dihentikan," tandasnya
Anggota DPRD Halsel Sagaf Hi. Taha, Tamrin Haji Hasim, Irawan Adam dan Masdar Mansur menerima masa pendemo dan sekaligus memberikan tanggapan bahwa akan menyampaikan tuntutan masa aksi ini ke pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti.


Update Lainnya

Berita terbaru tentang pergerakan Perindo

RDP KOMISI 1 DPRD HALSEL DENGAN DIREKTUR RSUD LAHUBA TERKAIT PELAYANAN PASIEN BPJS DAN PASIEN UMUM
Kegiatan Lembaga

RDP KOMISI 1 DPRD HALSEL DENGAN DIREKTUR RSUD LAHUBA TERKAIT PELAYANAN PASIEN BPJS DAN PASIEN UMUM

Rapat dengar pendapat antara Komisi 1 dprd halsel dengan direktur rumah sakit umum daerah halmahera selatan terkait evaluasi pelayanan rumah sakit terhadap pasien bpjs, dimana terdapat beberapa laporan yang masuk ke Komisi 1 dimana pelayanan pasien yang menggunakan bpjs pelayanannya dirasakan tidak maksimal, hal tersebut memantik Komisi 1 untuk meminta penjelasan direktur rsud halsel. Komisi 1 dibuat geram dengan berbagai laporan yang diterima. Dalam penjelasannya direktur rsud labuha me jelaskan bahwa apa yang disampaikan tidaklah terkonfirmasi secara baik sehingga menimbulkan opini liar. Komisi 1 memastikan secara tegas agar pelayanan di rsud harus sesuai dengan standar sop yg berlaku. tidak ada perbedaan pelayanan baik pasien yg bpjs maupun pasien umum.

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN ANGGARAN TRIWULAN I TAHUN 2026 BERSAMA 32 KAPUS DALAM WILAYAH KAB. HALSEL
Kegiatan Lembaga

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN ANGGARAN TRIWULAN I TAHUN 2026 BERSAMA 32 KAPUS DALAM WILAYAH KAB. HALSEL

Dalam rangka memaksimalkan fungsi pengawasan dprd halmahera selatan terkait pelayanan kesehatan, maka komisi 1 dprd halsel melakukan rapat evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan triwulan 1 tahun anggaran 2026. rapat evaluasi ini dimaksudkan untuk memastikan seluruh instrumen pelayanan kesehatan berjalan secara baik. dalam evaluasi tersebut setiap kapus memaparkan laporan program kegiatan triwulan 1 tahun 2026, baik resapan program dan keuangan. rapat tersebut juga menjadi area curhat bagi para kapus terkait soal kendala san hambatan yang dihadapi setiap kapus di wilayah kerjanya masing-masing.

RAPAT KOORDINASI PIMPINAN DPRD DAN PIMPINAN FRAKSI DAN BAPEMPERDA
Kegiatan Lembaga

RAPAT KOORDINASI PIMPINAN DPRD DAN PIMPINAN FRAKSI DAN BAPEMPERDA

Dalam rangka mengoptimalkan penyusunan dan sinkronisasi Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Halmahera Selatan Tahun 2027 maka pimpinan dprd halsel bersama pimpinan fraksi-fraksi dprd Halmahera Selatan dan Bapemperda melakukan rapat koordinasi dan penyusunan prioritas agenda propemperda tahun 2027 yang dilaksanakan pada hari rabu tanggal 1 juni 2026, dalam rapat tersebut banyak hal yang dikembangkan termasuk didalamnya sosialisasi peraturan daerah yang akan dilakukan oleh anggota dprd di wilayahnya (dapilnya) masing-masing. terhadap pengusulan perda yang akan dilakukan oleh fraksi, komisi dan atau anggota dprd untuk dimasukkan dalam program strategis prolegda 2027, akan dimatangkan ditingkat fraksi atau komisi selanjutnya disampaikan ke pimpinan dprd.