8 Cawalkot Berebut Rekomendasi Partai Perindo di Pilwalkot Makassar 2024
Jumat 14 Juni 2024 09:18 WIBMAKASSAR - Sebanyak delapan calon wali kota Makassar telah mendaftar di DPD Partai Perindo. Mereka sudah mengambil dan mengembalikan formulirnya ke Deks Pilkada Partai Perindo Makassar.
Kedelapan kandidat tersebut di antaranya Amri Arsyid, Ady Rasyid Ali (ARA), Munafri Arifuddin, Indira Jusuf Ismail. Selanjutnya Abd Rahman Bando, Andi Seto Gadhista Asapa, Rusdin Abullah dan Busrah Abdullah.
Ketua DPD Partai Perindo Makassar, Afdalyana Rachman mengatakan pendaftaran di partainya sudah ditutup. Kedelapan cawalkot tersebut memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan tiket Partai Perindo.
"Iya, pendaftarannya sudah ditutup dan ada delapan yang mendaftar. Kita juga sudah melaporkannya ke DPP jumlah kandidat yang mendaftar di Partai Perindo Makassar," katanya saat dihubungi pada, Kamis (13/6/2024).
Nana sapaannya menuturkan tahapan selanjutnya ialah melakukan pembobotan terhadap semua cawalkot oleh Desk Pilkada bersama DPD Partai Perindo Makassar. Tahapan ini hanya dilakukan oleh internal Partai Perindo.
"Pembobotan kita sesuai dengan instrumen dari DPP. Pertama bagaimana popularitasnya, elektabilitasnya, akseptabilitas, pengalaman di birokrasi, pengalaman politik dan pengalamannya di masyarakat" ujarnya.
Menurut Nana, DPP berpesan agar nama yang disodorkan ke DPP sudah berpasangan. Apalagi, Partai Perindo di Makassar hanya punya satu kursi hasil Pileg 2024.
"Baiknya sudah berpaket. Dan juga mereka sudah mengamankan minimal 9 kursi. Sehingga, Partai Perindo sisa menyempurnakan satu kursi, sehingga sudah cukup untuk mengusung," tuturnya.
"Selain itu, kita juga mau mengeluarkan rekomendasi sekali saja. Jangan sampai kita terbitkan untuk salah satu paslon, tapi ujung-ujungnya tidak bisa mencukupkan koalisi. Kan harus berubah lagi," tandasnya.
Ketua Desk Pilkada Perindo Makassar, Muhammad Askar menambahkan pembobotan itu akan menentukan bobot Cawalkot. Semua nama akan diteruskan ke DPW untuk dikaji dan didiskusikan lagi.
"Nantinya DPW akan meneruskannya ke DPP. Adapun mekanisme seperti apa, biasanya ada fit and proper test, dan harus sudah mesti ada pasangan kalau mau diterbitkan rekomendasi," ungkap Muhammad Askar
"Selain itu, Cawalkot juga mestinya sudah mengamankan minimal 9 kursi. Sehingga, Partai Perindo yang punya 1 kursi bisa mencukupkan. Ini merupakan salah satu instrument dari DPP," kunci Askar.
Sindomakassar.com


