Daftar Anggota
  • Berita
  • 85 Juta Pemudik Akan Banjiri Lalu Lintas di Indonesia, Partai Perindo: Tetap Waspada Prokes
85 Juta Pemudik Akan Banjiri Lalu Lintas di Indonesia, Partai Perindo: Tetap Waspada Prokes
Staf khusus Ketua Umum Partai Perindo, Sururi Al-Faruq

85 Juta Pemudik Akan Banjiri Lalu Lintas di Indonesia, Partai Perindo: Tetap Waspada Prokes

Rabu 27 April 2022 09:26 WIB

JAKARTA - Lonjakan pemudik merambatai sejumlah stasiun, terminal dan bandara sebab diizinkannya mudik oleh pemerintah pada lebaran tahun ini
Sejak diizinkannya mudik idul fitri 1443 hijriah kali ini, diprediksi sekitar 85 juta pemudik akan hilir mudik menuju kampung halaman masing-masing.

Staf khusus Ketua Umum Partai Perindo, Sururi Al-Faruq menjelaskan momen mudik tahun ini meski diizinkan tetap harus mewaspadai protokol kesehatan yang masih berlaku di masyarakat.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungibit.ly/MemberPartaiPerindo

Menurutnya, 85 juta pemudik yang menjadi angka terbesar dalam sejarah mudik di tanah air kali ini dikhawatirkan menyebabkan adanya kelalaian prokes nantinya.

"Untuk itu diperlukan adanya kontrol dari pejabat pemerintah pusat dan daerah untuk mengontrol kepatuhan prokes selama mudik. Hal ini karena perpindahan masyarakat yang besar tersebut dikhawatirkan mencederai usaha kita selama ini untuk menekan laju positif Covid-19," kata Faruq menjelaskan dalam Podcast AkSI Nyata #DariKamuUntukIndonesia bertemakan Sakralnya Tradisi Mudik, Selasa (26/4/2022).

Menurut Faruq, pergumulan masyarakat yang besar tersebut dapat diduga menjadi transmisi virus secara cepat. Oleh karenanya, dia menilai pemerintah tetap harus waspada akan rentannya penularan pasca mudik besar nasional di lebaran tahun ini.

"Kalau menurut hemat saya, momen mudik ini jika diharapkan berjalan lancar, maka pemerintah memberikan kanalisasi untuk pemudik sehingga nantinya akan mudah dikontrol. Untuk itu titik kanalisasi harus dilakukan sedari Jakarta sebagai patokan start keberangkatan mudik," katanya.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungikonvensirakyat.com

Politisi Partai Perindo tersebut menegaskan kanalisasi di Jakarta ini dilakukan dengan kerja sama antara pemerintah dengan RT dan RW setempat.

Aturan yang diterapkan sedari pengontrolan dekat rumah tersebut akan mempermudah pelacakan persebaran Covid-19 selama musim mudik.

"Bagi yang mudik harus menyerahkan registrasi keterangan sudah booster atau hasil tes Covid-19 negatif di RT atau RW sebelum keberangkatan mudik. Karena jika tidak dilakukan dari awal, nanti akan membuat penumpukan terlebih bila dilakukan pengecekan di rest area sepanjang perjalanan mudik," tutur Faruq menjelaskan.

Akan tetapi, Faruq juga menilai keputusan pemerintah mengizinkan mudik tersebut dapat dipastikan berasal dari pertimbangan faktual yang sudah ada.

"Jika melihat tingkat positif kasus Covid-19 sudah mulai menurun, vaksin booster sudah mulai merata maka menjadi wajar jika diizinkan untuk mudik kali ini. Bahkan di perumahan saya, pemakaian masker sudah tidak wajib lagi," ujar Faruq menjelaskan.

Sururi Al-Faruq menyampaikan hal tersebut dalam diskusi Podcast AkSI Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang ditayangkan secara langsung melalui sejumlah kanal yakni via Instagram Partai Perindo, RCTI+, Okezone, Sindonews.com, iNews.id, YouTube, Facebook, Twitter dan Website Partai Perindo.

Sururi Al Faruq menjadi narasumber diskusi yang bertemakan Sakralnya Tradisi Mudik yang ditayangkan pada pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB secara streaming.

Okezone