Agar Lebih Akrab, Dewan Asal Perindo Bangka Serap Aspirasi Masyarakat di Rumahnya
Senin 26 Juli 2021 10:49 WIBBANGKA - Anggota DPRD Kabupaten Bangka dari Partai Perindo Darsani melakukan kegiatan reses bertempat di Kelurahan Parit Padang, Sungailiat, Jum'at (23/7/2021). Reses dengan protokol kesehatan ketat tersebut digelar di kediaman sang anggota dewan agar lebih dekat dengan masyarakat. Darsani menjelaskan kegiatan reses merupakan salah satu dari fungsi wakil rakyat dalam menyerap aspirasi. Masyarakat bisa menyampaikan usulan dan permasalahan di lingkungan tempat tinggal mereka terkait dengan seputar infrastruktur atau hal lainnya. "Setiap reses saya selalu mengadakan kegiatan tersebut di rumah. Tujuannya agar lebih dekat dan tidak segan apabila masyarakat bersilaturahmi ke rumah anggota dewan," terang Darsani akhir pekan kemarin. Anggota dewan dari Fraksi Bangka Bangkit Bersatu ini menuturkan masyarakat yang hadir dalam kegiatan reses tersebut merupakan warga yang berada di Melurahan Parit Padang dan sekitarnya. Warga yang hadir dalam reses kebanyakan didominasi kaum perempuan. Dalam kegiatan reses ini jumlah peserta dibatasi guna menghindari penularan COVID-19. "Dimasa pandemi COVID-19 ini kita tidak boleh melakukan kegiatan berkerumun, tetap jaga jarak, memakai masker sesuai prosedur protokol kesehatan," bebernya. Dalam kegiatan reses tersebut, Darsani mengaku Syamsiar Hasan salah seorang warga RT 12 dari Kelurahan Parit Padang mempertanyakan perlunya penerangan lampu jalan di wilayahnya. Menurut Darsani hal tersebut sudah dilaporkan kepada instansi terkait maupun Bupati Bangka, namun sampai kini belum ada realisasi dan tindak lanjut terkait laporan tersebut. "Saya langsung telepon Dishub Bangka, dan dijawab bahwa tahun ini anggaran sekarang direcopusing dan terbatas. Nanti akan dicarikan solusi terbaik untuk mengatasi hal tersebut," ujarnya. Diakui Darsani saat ini anggaran Pemkab Bangka banyak dialihkan pada kegiatan penanganan COVID-19. Pemkab Bangka juga melakukan perubahan anggaran sehingga kegiatan seperti pengadaan dan belanja daerah pun sangat terbatas. "Aspirasi ini tetap kita sampaikan kepada pimpinan dan instansi terkait," pungkasnya. Kupasonline


