Aleg Perindo Winda Sari Dorong Penguatan BUMDes Matabu untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Jumat 10 April 2026 19:36 WIBBARITO TIMUR – Penguatan ekonomi desa menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan masyarakat di tingkat akar rumput. Ketika potensi lokal dikelola secara optimal, desa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi di daerah yang berkelanjutan.
Upaya tersebut terlihat dalam kunjungan Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur dari Partai Perindo, Winda Sari, ke BUMDes Mitra Mandiri di Desa Matabu, Jumat (10/4/2026). Kunjungan ini tidak sekadar peninjauan, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan usaha desa.
Di lokasi, Winda turut berinteraksi langsung dengan pengelola dan masyarakat, bahkan ikut memanen hasil pertanian seperti terung dan tomat, serta hasil budidaya perikanan berupa ikan lele. Dia juga membeli produk hasil BUMDes sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal.
Kehadiran tersebut disambut hangat oleh Kepala Desa Matabu, Juni Setiawan, yang mengapresiasi perhatian terhadap pengembangan ekonomi desa melalui BUMDes.
“Kami mengapresiasi kunjungan kerja anggota DPRD Barito Timur ke desa kami untuk melihat langsung hasil perkebunan dan perikanan dari unit usaha BUMDes Mitra Mandiri. Kami berharap dengan kunjungan ini kami bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Juni juga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas produksi dan keberlanjutan usaha, mulai dari alat dan mesin pertanian hingga kepastian pasar bagi hasil panen masyarakat.
“Selain kebutuhan traktor dan greenhouse untuk meningkatkan produksi, kami juga membutuhkan penyerapan hasil pertanian yang jelas ketika panen tiba, agar petani tidak kesulitan dalam pemasaran,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Winda Sari menilai BUMDes Mitra Mandiri memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
“Ini potensinya sangat bagus dan hasil panen dari BUMDes cukup banyak, seperti pisang, tomat, terung, ikan maupun telur. Jadi Pemerintah Daerah melalui dinas - dinas terkait perlu memberikan dukungan yang maksimal, baik melalui peningkatan produksi, alsintan, hingga promosi dan pemasaran,” tegasnya.
Dia menekankan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan melalui BUMDes tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga pada sistem pendukung yang terintegrasi, mulai dari manajemen usaha hingga akses pasar.
Menurutnya, jika dikelola dengan baik, BUMDes dapat membuka peluang kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kemandirian ekonomi desa.
“Kita berharap sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait dapat terus diperkuat guna mendorong BUMDes Mitra Mandiri menjadi contoh sukses pengelolaan usaha desa yang mandiri dan berdaya saing,” tandasnya.
Melalui penguatan produksi dan pemasaran yang terarah, BUMDes diharapkan mampu menjadi fondasi ekonomi kerakyatan yang tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat desa secara berkelanjutan.


