Anak Terpapar Covid-19 di RI Terbesar di Dunia, Pemuda Perindo Berharap Besar Pemerintah Mampu Turunkan Angka Penularan
Kamis 01 Juli 2021 15:34 WIBJAKARTA - Pemuda Perindo meminta pemerintah melakukan upaya sesegera mungkin untuk menurunkan angka paparan Covid-19 pada anak. Pasalnya, penderita Covid-19 dari kalangan anak-anak di Indonesia menjadi kasus yang terbesar di dunia. "Kenaikan Covid-19 pada anak-anak tentu sangat mengkhawatirkan sekali," kata Ketua Umum DPP Pemuda Perindo Effendy Syahputra dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (1/7/2021). Effendy berharap besar agar pemerintah serta instansi terkait untuk melakukan upaya dan langkah kongkrit mulai dari pencegahan dan perawatan pada anak yang tertular Covid-19. Yang tentunya tidak hanya anak, namun kepada seluruh masyarakat yang tertular virus mematikan tersebut. "Kita masih terus berharap dan meminta pemerintah agar ada langkah kongkrit untuk menurunkan angka paparan Covid-19 pada anak ini, kita masih percaya pemerintah dapat mengatasi situasi darurat Covid-19 ini," tegas Effendy. Adapun kepada orangtua, Effendy berpesan agar selalu menjaga buah hatinya agar tidak terpapar Covid-19 dan tidak hentinya menerapkan protokol kesehatan. Mengedukasi anak sejak dini akan bahaya penularan Covid-19 perlu dilakukan orangtua dan juga pemenuhan gizi pada anak guna menguatkan imun pada anak wajib dilakukan orangtua. Hal ini sebagai bentuk kewaspadaan agar jangan sampai anak tercinta terpapar Covid-19. "Untuk orangtua tentu kami berharap kewaspadaannya untuk terus memberlakukan prokes dan mengingatkan kepada anak-anaknya tentang pentingnya prokes serta diedukasi sesuai dengan usianya," ungkap Effendy. Tidak hanya itu, Effendy berpesan agar orangtua juga perlu mengawasi anak-anaknya dalam beraktifitas dan bila perlu melarang anak untuk bermain di luar rumah di kala situasi penularan Covid-19 varian Delta yang semakin mengurita. "Dan paling penting untuk sementara tidak mengikutsertakan kegiatan di luar rumah apabila memang tidak diperlukan atau urgent untuk keluar dari rumah," tegas Effendy. Disandur dari IDXchannel, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengaku saat ini, jumlah anak Indonesia yang terpapar virus corona adalah yang tertinggi di dunia. Muhadjir menyebut saat ini virus corona sudah menyasar anak. Per 29 Juni 2021, ada 12,6 persen kasus Covid-19 yang menyasar anak usia 0-18 tahun. Rinciannya 2,9 persen kasus terjadi di usia 0-5 tahun dan 9,7 persen terjadi di anak berusia 6-18 tahun. Sebagian besar tanpa gejala dan bergejala ringan. "Sedangkan kasus yang membutuhkan perawatan sebanyak 3,1 persen berusia 0-5 tahun, dan 10,4 persen berusia 6-18 tahun. Menurut Ketua IDAI, kasus covid pada anak di Indonesia sekitar 11 sampai 12 persen termasuk kasus anak yang tertinggi di dunia. Sebaran kasus Covid anak ini terjadi di seluruh provinsi," papar Muhadjir.


