Daftar Anggota
  • Berita
  • Andika Perkasa Hanya Menjabat 13 Bulan, Susaningtyas Kertapati: Yang Penting Banyak Prestasi
Andika Perkasa Hanya Menjabat 13 Bulan, Susaningtyas Kertapati: Yang Penting Banyak Prestasi
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertapati meyakini Andika Perkas bakal mampu meorehkan prestasi kendati hanya menjabat selama 13 bulan

Andika Perkasa Hanya Menjabat 13 Bulan, Susaningtyas Kertapati: Yang Penting Banyak Prestasi

Kamis 18 November 2021 17:30 WIB

JAKARTA - Sesuai batasan usia pensiun, Jenderal Andika Perkasa akan menjabat panglima TNI selama 13 bulan. Tugasnya akan berakhir pada Desember 2022 pada usia 58 tahun. Itu dengan catatan bahwa Presiden Jokowi tidak memperpanjang masa jabatannya.

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Nefo Kertapati berpendapat soal masa jabatan Andika yang hanya 13 bulan tersebut bukanlah masalah besar. Sebab tolok ukur dari sebuah kesuksesan bukan dinilai dari panjang pendeknya waktu menjabat.

"Kita tidak melihat lama atau tidaknya panglima TNI itu menjabat, biar sebentar tapi berprestasi jauh lebih baik dari pada lama tapi tak berprestasi tentunya," tutur Susaningtyas dalam dialog bersama MNC News, Rabu (17/11/2021).

BACA JUGA: Susaningtyas Kertapati: Jenderal Dudung Harus Siap Terapkan TNI adalah Kita

Susaningtyas yakin Andika bakal mampu menunjukkan prestasi. Hal itu pun diperkuat dengan visi dan misi yang dipaparkan Andika dinilainya sebagai bukti keseriusan sebagai panglima TNI. Visi dari Andika yaitu TNI Adalah Kita, misinya terdiri dari 3 poin yang dijabarkan dalam delapan program turunan.

"Dari visi dan misi yang disampaikan Panglima TNI baru Jenderal TNI Andika Perkasa di Komisi I DPR, kita boleh berharap banyak jadi seperti halnya perbaikan hubungan dan interoperabilitas dengan tiga matra yang ada. Lalu kemudian institusi yang ada khususnya dengan Kemenhan tentu menjadi satu atensi dari Jenderal Andika Perkasa," ujar Susaningtyas yang juga selaku Ketua DPP Partai Perindo Bidang Pertahanan Keamanan ini. 

BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo

"Kemudian penekanan pada sistem siber, lalu OMP OMSP dan juga interoperabilitas serta pembangunan SDM TNI melalui pendidikan dan latihan itu juga menjadi perhatian darinya," tambahnya.

Nuning itu mengatakan, dalam penanganan Covid-19, Andika Perkasa sudah tidak bisa diragukan lagi keseriusannya. Sebab, ketika di awal pandemi ini menyerang, dirinya bersama BIN dan produsen-produsen mencoba membuat obat yang menjadi terobosan.

"Berarti yang bersangkutan sangat atensi kepada ancaman baru seperti halnya Covid-19. Kiranya kita mengetahui peperangan sekarang ini kan yang akan kita hadapi adalah perang hybrida, ada militer dan non militer. Dalam non militer ada perang nubika tentu hal ini menjadi satu atensi yang harus ditekankan di dalam perannya sebagai Panglima TNI," jelasnya.

Sindonews