Arah Politik Partai Perindo Sulteng di Pilkada Serentak 2024
Senin 25 Maret 2024 13:06 WIBPALU - Pengurus dan kader Partai Perindo Sulawesi Tengah berkumpul di Kota Palu pada Jum'at malam (22/3/2024). Tidak hanya pengurus DPW saja, ada juga pengurus DPD Kota Palu serta DPD dari beberapa kabupaten ikut hadir.
Beberapa wajah caleg Perindo terpilih juga tampak malam itu. Mereka dipastikan melenggang ke DPRD di wilayahnya masing-masing. Pelantikan dijadwalkan bulan September atau Oktober 2024.
Malam itu, mereka berkumpul di Jalan Setia Budi Palu. Di rumah Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Perindo, Rony Tanusaputra. Agenda pertemuannya silaturahmi dan buka puasa bersama.
Ketua DPW Perindo Sulteng, Mahfud Masuara, hadir memimpin pertemuan yang dikemas santai dan penuh kekeluargaan tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh pengurus yang berkenan hadir. Saya lihat wajahnya cerah-cerah ini. Riang gembira. Jika tidak ada halangan, lima atau enam bulan ke depan, kita menunggu waktu pelantikan. Selamat kepada yang terpilih," ucap Mahfud membuka pertemuan.
Ia berharap kepada semua pengurus dan segenap kader, tetap pada komitmen yang sama. Berada dalam barisan Perindo guna menyongsong agenda politik ke depan.
"Saya berharap kita semua menjaga kekompakan. Setelah momen Pileg selesai, agenda kita ke depan Pilkada serentak 2024. Seperti apa arah politik Perindo, kita dengarkan bersama penyampaian Wakil Ketua DPP," tutup Mahfud, caleg terpilih DPRD Provinsi dari dapil Sulteng 7 (Donggala - Sigi).
Dalam arahannya, Rony Tanusaputra menekankan beberapa hal kepada jajaran Partai Perindo Sulteng. Tak lupa ia mengucapkan selamat atas pencapaian Perindo Sulteng di Pileg 2024 yang hasilnya sudah ditetapkan KPU.
"Di Sulawesi, capaian Perindo Sulteng sangat bagus. Terjadi kenaikan kursi DPRD. Atas nama DPP saya mengucapkan terima kasih atas kerja-kerja pemenangan. Saya juga mengucapkan selamat kepada yang terpilih," apresiasi pria asal Sulteng yang kini menjadi petinggi DPP Perindo.
Karena Pileg tinggal menunggu pelantikan caleg terpilih, konsolidasi internal segera diarahkan ke Pilkada serentak 2024. Perindo diminta Rony harus bisa mengambil peran strategis.
Terutama bagi tiga kabupaten yang perolehan kursi DPRD-nya bisa membentuk fraksi murni. Tiga kabupaten yang dimaksud Rony adalah Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Morowali.
"Di tiga kabupaten ini, saya minta Perindo bisa menjadi penentu calon dan arah koalisi. Kita usung kader sendiri untuk maju bupati atau wakil bupati. Perindo mesti menang. Semua harus all out," tegas Rony menyoal arah politik Perindo di Pilkada serentak 2024.
Diketahui, Perindo memperoleh 4 kursi DPRD Donggala pasca penetapan hasil Pileg 2024 oleh KPU. Demikian halnya DPRD Parigi Moutong, Perindo juga meraih 4 kursi. Sedangkan di DPRD Morowali, Perindo memperoleh 3 kursi
Di Pilkada Donggala, Perindo mendorong kadernya sendiri diusung menjadi calon bupati. Nama Vera Elena Laruni menguat. Kemungkinan besar nama Ketua Perindo Donggala itu sudah dikunci sebagai calon bupati.
Di Moutong, Partai Perindo diharapkan juga bisa mengusung kader. Sudah ada nama yang mengerucut. Saat ini tengah digodok internal Partai Perindo.
"Kalau untuk Pilkada Morowali, bargaining kita tidak apa-apa di posisi wakil bupati," tambah Tenaga Ahli (TA) Gubernur Sulteng itu.
Sikap politik Partai Perindo untuk Pilkada Kota Palu dan 9 kabupaten lainnya, terbilang berbeda dari Donggala, Parigi Moutong dan Morowali. Di daerah lainnya lebih lunak. Tidak seperti tiga kabupaten sebelumnya yang jadi skala prioritas.
Menurut Rony, arah koalisi Perindo untuk Kota Palu dan 9 kabupaten lainnya, harus benar-benar memperhatikan survei calon (bukan kader). Tidak asal main dukung saja. Perindo harus berada di barisan koalisi pemenang dan calon terkuat.
"Kita harus yakin, calon yang ikut diusung Perindo berpeluang besar menang. Indikatornya mesti ada, salah satunya hasil survei elektabilitas," harap Rony, politisi berlatarbelakang pengusaha.
Untuk menertibkan urusan Pilkada, Perindo Sulteng segera membentuk desk Pilkada. Yang diberi tanggung jawab mengurus desk Pilkada Perindo adalah saudara Atha Mahmud.
Tugas dan fungsi desk Pilkada untuk menjaga marwah partai. Jangan ada lagi rekomendasi ganda dikeluarkan partai kepada calon. Ini harus diantisipasi sejak awal.
"Supaya tidak ada calon yang dirugikan. Partai juga tidak dirugikan. Makanya kita bentuk desk Pilkada. Selain di tingkat provinsi, kabupaten/kota kita bentuk juga desk Pilkada-nya. Ini langkah bagus karena bersifat satu pintu. Semua melalui desk Pilkada sebelum diputuskan keluar rekomendasi kepada calon," jelas Rony menambahkan.
Sebelum menutup pertemuan, Rony juga berharap internal Perindo di Sulteng selalu mencegah hal-hal yang melemahkan kesolidan internal.
"Hendaknya selalu menguatkan konsolidasi dan mendekatkan diri dengan masyarakat. Supaya Perindo makin dicintai dan mendapat tempat di hati masyarakat Sulteng jelang Pilkada serentak 2024," pesannya.
Metrosulteng.com


