Arnol Aholai Kawal Realisasi Aspirasi Warga Parigi Moutong di Tengah Efisiensi Anggaran
Jumat 07 Agustus 2026 14:34 WIBPARIGI MOUTONG - Keterbatasan anggaran daerah tidak menghentikan perjuangan untuk merealisasikan aspirasi masyarakat. Sejumlah kebutuhan warga Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah tetap dikawal, meski ruang fiskal pemerintah saat ini masih terbatas.
Upaya tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penguatan kelompok UMKM, sektor pertanian, fasilitas keagamaan, hingga perlengkapan adat desa-desa di Kecamatan Parigi Tengah.
“Saat ini daerah masih menghadapi efisiensi anggaran. Baik APBD maupun intervensi dana Pokir belum maksimal untuk memenuhi permintaan masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur,” ungkap anggota DPRD Parigi Moutong dari Partai Perindo Arnol Aholai, Jumat (7/8/2026).
Meski demikian, Arnol memastikan aspirasi masyarakat yang masih dapat dijangkau tetap diperjuangkan. Dana Pokir sekitar Rp200 juta yang dikelolanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan prioritas, seperti pengadaan bibit pertanian, bantuan pembangunan musala hingga pemberdayaan kelompok UMKM.
Sementara usulan yang membutuhkan anggaran lebih besar, seperti peningkatan infrastruktur jalan dan program pemberdayaan masyarakat, terus dikawal Arnol melalui komunikasi bersama pemerintah hingga tingkat kementerian.
“Alhamdulillah, pembangunan jembatan penghubung Binangga-Jononunu dan peningkatan ruas Jalan Matolele mendapat dukungan dari Gubernur dan saat ini sudah memasuki tahap perencanaan,” tuturnya.
Selain itu, melalui kerja sama dengan pemerintah, Kabupaten Parigi Moutong juga akan segera memulai pembangunan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi masyarakat kelompok desil 1 hingga 5.
Dalam penyaluran aspirasi masyarakat Kecamatan Parigi Tengah di Desa Binangga, sejumlah bantuan turut diserahkan Arnol, di antaranya seragam dan perlengkapan adat untuk seluruh desa, bantuan dana Rp10 juta untuk Taman Pengajian Al-Qur’an (TPA), serta perlengkapan memasak bagi kelompok UMKM.
Arnol juga memastikan usulan lain seperti bibit jagung, alsintan, tenda pesta dan lanjutan pembangunan musala tetap akan dikawal sesuai kemampuan anggaran yang tersedia. “Jika ke depan kondisi APBD semakin baik, saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan dan merealisasikan secara maksimal seluruh usulan masyarakat Parigi Tengah,” tegasnya.


