Daftar Anggota
  • Berita
  • ASN Terlibat Proyek Disorot, Fraksi Perindo Morowali Dorong Evaluasi dan Manfaat Nyata
ASN Terlibat Proyek Disorot, Fraksi Perindo Morowali Dorong Evaluasi dan Manfaat Nyata
Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD Morowali, Putra Bonewa

ASN Terlibat Proyek Disorot, Fraksi Perindo Morowali Dorong Evaluasi dan Manfaat Nyata

Kamis 23 April 2026 17:56 WIB

MOROWALI – Efektivitas penggunaan anggaran daerah kembali menjadi sorotan dalam pembahasan kinerja pemerintah daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai APBD dinilai belum sepenuhnya memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, meskipun anggaran yang digelontorkan cukup besar.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Morowali terkait laporan Panitia Khusus (Pansus) atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025.

Ketua Fraksi Partai Perindo DPRD Morowali, Putra Bonewa, menyoroti adanya keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam proyek pekerjaan yang dinilai belum memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Dia seorang ASN, pergi ba proyek. Jadi, hampir 4 miliar anggaran semua. Tapi itu pekerjaan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, bayangkan itu luar biasa kontraktornya," kata Putra Bonewa dalam forum paripurna, Rabu (22/4/2026).

Dorongan Evaluasi Kualitas Proyek

Menurutnya, persoalan utama bukan pada siapa yang mengerjakan proyek, melainkan pada hasil pekerjaan yang harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Ada beberapa titik pekerjaan yang dikelola satu orang. Tapi bukan itu poinnya, meskipun semua proyek di Morowali ini dia kerjakan yang penting ada manfaat dirasakan oleh masyarakat," imbuhnya di hadapan forum yang turut dihadiri Wakil Bupati Morowali, Ireane Iliyas.

Dia menilai, pelaksanaan proyek perlu dilakukan dengan profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan alokasi anggaran yang telah disiapkan pemerintah daerah.

Minta Tindak Lanjut dan Pengawasan

Putra Bonewa mendorong agar persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama, terutama dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, dia juga meminta pimpinan rapat dan pemerintah daerah untuk melakukan klarifikasi terhadap pihak pelaksana proyek yang bersangkutan.

"Saya meminta, ke pimpinan atau Wakil Bupati untuk memanggil kontraktor proyek tersebut agar pekerjaannya betul-betul dirasakan oleh masyarakat. Kalau dalam beberapa hari tidak ada realisasi, saya sebagai Ketua Fraksi Partai Perindo Morowali akan melaporkan ke kejaksaan," tutupnya.

Melalui evaluasi yang menyeluruh, diharapkan pelaksanaan program pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.