Daftar Anggota
  • Berita
  • Bangun Rumah Guru hingga Drainase, Herlan Pastikan Anggaran Tepat Sasaran di Morowali
Bangun Rumah Guru hingga Drainase, Herlan Pastikan Anggaran Tepat Sasaran di Morowali
Bangun Rumah Guru hingga Drainase, Herlan Pastikan Anggaran Tepat Sasaran di Morowali

Bangun Rumah Guru hingga Drainase, Herlan Pastikan Anggaran Tepat Sasaran di Morowali

Senin 16 Februari 2026 09:45 WIB

MOROWALI - Aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah di pesisir Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah selama ini kerap tersendat. Beberapa guru yang rumahnya jauh dari lokasi tugas kadang tidak hadir di kelas. 

Demi memastikan pendidikan tak terganggu, anggota DPRD Morowali Herlan menyiapkan rumah dinas guru sekaligus menambah ruang kelas baru di wilayah terpencil.

“Supaya pelayanan pendidikan berjalan baik, kami siapkan tempat tinggal untuk guru. Kalau sudah difasilitasi pemerintah, tentu kehadiran mengajarnya harus lebih aktif,” kata Herlan, Jumat (13/2/2026) 

Dia menjelaskan, banyak guru berstatus PPPK maupun CPNS ditempatkan jauh dari kampung halamannya. Kondisi itu membuat sebagian harus bolak-balik ke daerah asal, sehingga kehadiran di sekolah tidak maksimal. 

“Temuan di lapangan, ada yang seminggu hanya tiga atau empat kali datang. Karena itu pemerintah daerah dan DPRD bangun rumah guru, supaya mereka tidak terbebani biaya dan bisa fokus mengajar,” terangnya. 

Selain rumah dinas, Herlan juga mengalokasikan anggaran penambahan ruang kelas sesuai kebutuhan sekolah di desa-desa konstituennya. Menurutnya, asas manfaat menjadi tolok ukur utama dalam setiap program. “Apa yang diminta masyarakat, kita tunaikan. Jangan sampai hanya janji,” ucap legislator dua periode itu.

Selain sektor pendidikan, dia juga memberi perhatian pada infrastruktur permukiman. Tiga hari lalu, dia baru saja meninjau pembangunan drainase sepanjang sekitar 200 meter dan beberapa titik lainnya hingga total hampir satu kilometer. 

Pembukaan dan penimbunan jalan lorong pemukiman juga telah dikerjakan dan dinyatakan selesai setelah pemeriksaan.
“Sudah diperiksa inspektorat dan masyarakat menerima hasilnya,” ungkapnya. 

Sebagai anggota Komisi III DPRD Morowali, Herlan menegaskan kunjungan dapil (Kundapil) tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan dewan terhadap realisasi anggaran. Baik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Insentif Daerah (DID) maupun pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.

“DPR bukan hanya legislasi dan anggaran, tapi juga pengawasan. Kita turun memastikan pekerjaan 2025 benar-benar direalisasikan 2026 dan sesuai harapan masyarakat,” tuturnya. 

Dalam Kundapil yang dilakukan setahun sekali itu, Herlan menyambangi lima kecamatan di Daerah Pemilihan (Dapil) II yakni Bahodopi, Bungku Pesisir, Bungku Selatan, Menui Kepulauan dan Sombori Kepulauan. Dia memulai dengan pertemuan di balai desa untuk menyerap aspirasi, lalu meninjau langsung pekerjaan di lapangan.

Di wilayah kepulauan dan pesisir, Herlan mengalokasikan bantuan perikanan seperti perahu dan alat tangkap bagi nelayan. Fokus alokasi Pokirnya mayoritas untuk infrastruktur, perikanan dan pendidikan.

Herlan yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Perindo Morowali itu menegaskan seluruh aspirasi diperjuangkan berdasarkan kebutuhan basis massa di Dapilnya. “Intinya, kita ingin setiap anggaran yang turun benar-benar tepat sasaran dan sesuai harapan masyarakat,” pungkasnya.