Daftar Anggota
  • Berita
  • Bantuan Gerobak dan Ambulans Partai Perindo untuk Masyarakat Terus Berlanjut
Bantuan Gerobak dan Ambulans Partai Perindo untuk Masyarakat Terus Berlanjut
Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Barat, Ii Apriyatna menyatakan, bantuan Perindo untuk masyarakat akan terus dilakukan, seperti gerobak Perindo

Bantuan Gerobak dan Ambulans Partai Perindo untuk Masyarakat Terus Berlanjut

Senin 07 Maret 2022 09:30 WIB

PADANG - Partai Perindo tetap melanjutkan program pemberian bantuan kepada masyarakat kecil dan UMKM baik itu gerobak Perindo maupun ambulans serta bantuan peningkatan ekonomi masyarakat terutama nelayan.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Barat, Ii Apriyatna menyatakan, bantuan untuk masyarakat akan terus dilakukan, seperti gerobak Perindo.

"Itu sudah kita lakukan di Sumatera Barat dan sesuai arahan Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo di Rakernas akan kembali kita launching gerobak-gerobak Perindo kemudian ambulans selama ini terus menerus membantu masyarakat di Sumatera Barat," kata Ii Apriyatna di sela Muskerwil I Perindo Sumbar di Padang, Sabtu (5/3/2022), Sabtu (5/3/2022).

BACA JUGA: Partai Perindo Sumbar Siapkan Amunisi Menyambut Pemilu 2024

Namun, kata Ii, jika ada ide-ide baru untuk masyarakat kecil dalam membantu ekonomi mereka silahkan sampaikan kepada Partai Perindo dan pihaknya siap menjadikan program Partai Perindo nantinya.

"Kalau ada ide-ide baru DPP Partai Perindo siap melaksanakan program baru tersebut," ujarnya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Ketua DPP Partai Perindo, Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Yusuf Lakaseng menjelaskan Partai Perindo merupakan partai yang berbeda dengan partai-partai lainya. Partai Perindo memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia.

"Perindo sudah banyak melakukan bantuan terutama untuk UMKM, membantu rakyat kecil, jadi jangan sampai keluar dari barisan karena kalau keluar itu akan merugikan kader sendiri," ungkapnya.

SINDOnews.com