Begini Cara yang Harus Dilakukan Politisi Untuk Gaet Suara Anak Muda Lewat Media Sosial
Senin 18 September 2023 20:24 WIBJAKARTA - Dosen dan Analis Komunikasi Politik dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Silvanus Alvin mengatakan bahwa, para politisi harus bisa memanfaatkan media sosial (medsos) sebagai medium kampanye kepada anak muda.
Di sampig itu, gaya komunikasi atau konten yang disajikan juga harus mengikuti selera anak muda atau snackable.
"Jadi saya pernah menulis riset snackable konten. Maksudnya gini: kalau kita makan nasi atau bakmi kita paling cuma takeran tertentu doang, habis itu kenyang.
Tapi kalau kita makan snack (makaroni) satu dua tahu-tahu sudah abis satu kantong. atau pop corn. kita masih laper ga? masih. Nah konten itu harus seperti itu. Snackable konten," kata Alvin dalam disuksi #PodcastAksiNyata Partai Perindo, Senin (18/9/2023).
Alvin menjelaskan, dalam platform media sosial (medsos) seperti misalnya Instagram dan TikTok, memiliki fitur reels yang durasinya tidak terlalu panjang.
Hal ini bertujuan untuk menayangkan konten yang singkat namun pesan yang disampaikan dapat dipahami.
Selain itu, kata Alvin, para politisi juga harus menyampaikan program kerja yang kerap disukai anak muda. Seperti misalnya, mengangkat tema lingkungan, pembangunan berkelanjutan, penegakkan hukum dan antikorupsi.
"Hal-hal seperti itu yang bisa menjadi pintu masuk politisi (kepada anak muda)," ucapnya.
Meski demikian, Alvin menerangkan, metode atau kampanye konvensional seperti baliho dan spanduk juga masih dibutuhkan para politisi. Hal itu lantaran populasi pemilih generasi X di Indonesia masih banyak.
"Harus hybrid. Karena kita masih ada generasinya. Misal generasi X dan cara lama seperti baliho spanduk efektif engga? masih. Misalnya juga di daerah yang agak timur misalnya. Di mana orang tidak semasif menggunakan tiktok atau instagram. boleh ga? boleh," ujarnya.
Okezone


