Daftar Anggota
  • Berita
  • Bersama Bupati Polman, Legislator Partai Perindo Sulbar Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir
Bersama Bupati Polman, Legislator Partai Perindo Sulbar Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir
Legislator Partai Perindo Sulbar Andi Salehuddin Patajangi (baju biru) bersama Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar

Bersama Bupati Polman, Legislator Partai Perindo Sulbar Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir

Senin 21 November 2022 16:50 WIB

POLEWALI MANDAR -- Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir ini mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), terendam air banjir.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Sulbar dari Partai Perindo Andi Salehuddin saat bersama Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar (AIM) serta jajaran pemerintah daerah setempat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir.

Bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak banjir berada di Desa Sepabatu, Mombi, Alu dan Lembang-lembang, Kecamatan Limboro, Mandar, Sulbar.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Perindo Sulbar tersebut berharap kepala desa, lurah dan pihak kecamatan yang wilayahnya terdampak banjir segera berkoordinasi dengan pihak terkait BPBD dan Dinsos.

Tujuannya agar segala keperluan yang dibutuhkan warga terdampak banjir secepatnya mendapatkan atensi dari pemerintah daerah setempat.

”Kepala desa dan camat agar segera berkoordinasi dengan BPBD, supaya masyarakat yang rumahnya terendam banjir dan hanyut dapat segera dibantu pemerintah," katanya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak menebang pohon di hutan secara sembarangan karena dampaknya akan terjadi bencana alam ketika intensitas hujan tinggi turun.

"Termasuk juga tidak membuang sampah seenaknya seperti pada bantaran sungai dan drainase yang dapat menyumbat saluran air," pesan Salehuddin.

Ia pun meminta masyarakat untuk tetap waspada di situasi cuaca ekstrim saat ini. Terlebih BMKG telah memberi peringatan 3 bulan ke depan akan terjadi cuaca ekstrim disertai intensitas hujan tinggi.

Beritanasional