Daftar Anggota
  • Berita
  • Bisakah YouTuber Jadi Profesi Baru yang Menjanjikan? Begini Kata Content Creator Profesional
Bisakah YouTuber Jadi Profesi Baru yang Menjanjikan? Begini Kata Content Creator Profesional
Debora Debby Wage konten kreator profesional yang juga fungsionaris DPP Partai Perindo di webinar Partai Perindo

Bisakah YouTuber Jadi Profesi Baru yang Menjanjikan? Begini Kata Content Creator Profesional

Jumat 23 Desember 2022 17:52 WIB

PROFESI sebagai konten kreator atau YouTuber banyak dilirik, terutama para kalangan anak muda.

Lewat vlog atau konten yang diunggah di YouTube, penghasilan konten kreator bisa menembus angka nominal yang fantastis, itu jika subscribersnya melonjak.

Namun, untuk mencari cuan dengan menjadi YouTuber tidak semudah menjalaninya. Dan untuk mencapai titik tertinggi menjadi YouTuber perlu upaya yang maksimal.

"Untuk bisa menghasilkan cuan, bikin (konten) YouTube dengan serius, secara profesional," kata Debora Debby Wage konten kreator profesional yang juga fungsionaris DPP Partai Perindo di webinar Partai Perindo bertajuk 'Besarnya Animo menjadi YouTuber: Bisakah Menjadi Profesi Baru?', Jumat (23/12/2022).

Debora sendiri merupakan orang di balik pembuatan kanal YouTube The Leonardo's yang mana artis utamanya adalah Onadio Leonardo.

Debora menuturkan, saat kanal itu dibuat pertama kali, dia bertindak sebagai produser.

Saat awal menjalankan kanal YouTube tersebut, ia dibantu seorang kameramen, tim kreatif, dan editor.

Dengan diskusi panjang dan pembahasan yang serius, kanal Onad pun lahir dan dalam setahun setengah, sudah bisa menjaring 800 ribu subscriber.

"Walau modal awal pengikut kanal itu sudah ada 50 ribu orang," katanya.
Lantas, bagaimana caranya meningkatkan dari 50 ribu subscriber menjadi 800 ribu subscriber dalam waktu 1,5 tahun?

Kuncinya ternyata ada di konten dan identitas talent utama channel tersebut.
Debora menilai, karakter Onad yang tidak diubah sama sekali di YouTube membuat dirinya bisa tampil menonjol dan spesial dibandingkan yang lain.

Dari sanalah akhirnya konten terus semakin matang dan mendatangkan iklan, tak hanya adsense.

Kanal bisa semakin berkembang dan karakter Onad pun semakin kuat di mata masyarakat dan penontonnya.

"Menariknya, Onad pernah kami uji coba dengan wawancara bintang tamu yang lagi viral, ternyata enggak naikin juga. Onad naik malah dengan menghadirkan sirkelnya sendiri seperti Vindes misalnya," cerita Debora.

Dari sini, bisa dibilang memang setiap kanal akun YouTube itu punya karakternya sendiri-sendiri dan ketika karakter sudah terbentuk, dipertahankan sambil terus dikembangkan jadi lebih baik lagi.

Contohnya untuk konten The Leonardo's ada yang mengulik 5 agama di Indonesia. Ini menjadi konten 'serius' yang disajikan di sini.

"Kami ingin memberi value juga di channel, ya, kami pilih mengulik 5 agama. Onad mewawancarai pemuka agamanya, agar semakin terbuka seperti apa agama itu. Dari situ, kami menilai Onad menang dibanding kompetitor setipe dia," tambah Debora.

Jadi, dengan demikian apakah YouTuber bisa menjadi profesi baru? Debora menilai, tentunya bisa.

"Asal dikerjakan dengan serius, dan dipikirkan secara matang setiap konten yang mau ditayangkan," tutupnya singkat.

Okezone