Bursa Terkuat Tiga Calon Sekda Kota Madiun, Politisi Perindo Angkat Bicara
Jumat 13 Agustus 2021 11:27 WIBMADIUN - Bursa jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Madiun terus menghangat. Banyak yang menerka-nerka siapa yang akan menduduki jabatan Sekda untuk membantu roda pemerintahan yang saat ini dijalankan Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota, Inda Raya.
Unsur pimpinan DPRD Kota Madiun juga turut bersuara mengenai pengisian Sekda. Seperti diungkapkan Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya BMS.
Menurutnya, kunci utama suksesnya seorang Sekda dalam menjalankan tugasnya adalah menguasai regulasi tata pemerintahan. Selain itu harus juga memahami berbagai aturan birokrasi pemerintahan. Terutama yang berkaitan tugas dan fungsi orang Sekretaris.
"Harapan kami dilegislatif bisa memilih orang yang menguasai pemerintahan secara umum, perundang-undangan, hukum, dan keuangan. Itu prioritas," katanya baru-baru ini.
Disinggung siapa yang dianggap mumpuni untuk menduduki kursi 'panglima' SN dilingkup Pemkot Madiun ini, politisi PDI Perjuangan tersebut langsung menunjuk tiga nama.
Yakni, Soeko Dwi Handiarto yang saat ini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Ahsan Sri Hasto menjabat Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum, dan Sudandi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Madiun.
"Tiga nama kalau boleh saya memilih, Soeko, Ahsan, Dandi," ujarnya.
Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya. Politisi Perindo ini juga memilih tiga orang yang telah dijagokan Andi Raya.
Menurutnya, ketiganya memiliki kapasitas yang mumpuni di bidang pemerintahan dan keuangan, kecuali dalam bidang hukum.
"Hanya sayang dari ketiganya tidak ada yang memiliki figur di bidang hukum," katanya.
Meski seleksi dilakukan secara terbuka. Artinya ASN dari luar Pemkot Madiun bisa mendaftar, namun Yayak sapaan akrab Armaya menyarankan kepada Wali Kota agar nantinya bisa memilih Sekda dari internal Pemkot Madiun.
"Kalau kandidat luar, tentu akan ada penyesuaian kembali," tuturnya. Baca juga: Di Tengah Pandemi, Legislator Perindo NTT Beri Bantuan untuk Pembangunan Gereja
Sekedar untuk diketahui, Pemkot Madiun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) telah mengajukan nama Ahsan Sri Hasto sebagai penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) ke Gubernur Jawa Timur pada pertengahan Juli lalu.
Ahsan saat ini menduduki jabatan Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kota Madiun. Sekaligus didapuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, pasca Rusdiyanto wafat. Namun hingga saat ini, masih menunggu persetujuan dari Gubernur Jatim.


