Daftar Anggota
  • Berita
  • Caleg Partai Perindo Kunci Empat Kursi DPRD Lombok Barat
Caleg Partai Perindo Kunci Empat Kursi DPRD Lombok Barat
DPD Partai Perindo di Kabupaten Lombok Barat mengunci 4 kursi DPRD Kabupaten Lombok Barat.

Caleg Partai Perindo Kunci Empat Kursi DPRD Lombok Barat

Kamis 07 Maret 2024 10:26 WIB

LOMBOK BARAT - Dewan Pimpinan Daerah Partai Perindo di Kabupaten Lombok Barat mengunci 4 kursi DPRD. 

Perolehan suara para caleg menunjukkan tren meningkat di semua dapil di Lombok Barat . 

“Insyaallah, dari 5 daerah pemilihan (dapil) di Lombok Barat, kita berharap mendapatkan 4 kursi, terutama di dapil satu, tiga, empat, dan lima,” ujar Ketua DPD Partai Perindo, H Makmun, ditemui saat kegiatan di Narmada, Rabu (6/3/2024). 

Makmun memastikan perolehan kursi ini berdasarkan keputusan Pleno rekapitulasi KPU tingkat Kabupaten Lombok Barat. Hasil perolehan suara menunjukan angka positif. 

Sementara itu, caleg Partai Perindo Syamsuriansyah, yang akrab disapa Doktor Syam, mengungkapkan di Dapil Kediri Labuapi, Partai Perindo mengunci satu kursi DPRD Kabupaten Lombok Barat.

“Di Dapil Kediri-Labuapi, mengacu pada data hasil pleno, kita berada di urutan yang bagus untuk suara,” tegas Doktor Syam. 

Doktor Syam menyebut, pencapaian teman-teman caleg Perindo di Dapil 3 Kediri Labuapi ini membuat percaya diri.

"Kalau kita lihat kinerja teman-teman caleg khusus di Dapil 3 Kediri Labuapi, kita percaya diri mendapatkan dan mengunci satu kursi,” terang Doktor Syam. 

Berikut Caleg Partai Perindo yang berhasil meraih kursi DPRD Kabupaten Lombok Barat:

Dapil I Munawir Said 
Suara Caleg = 4.079 
Total Suara = 6.452 

Dapil 3 Dr. Samsuriansyah
Suara Caleg = 4.612
Total Suara = 1.0358 

Dapil 4. H. Faedullah 
Suara Caleg = 3.735 
Total Suara = 7.097 

Dapil 5 H. Husnan Wadi 
Suara Caleg = 2.717 
Total Suara = 8.624 

Hanya dapil dua Partai Perindo gagal mendapatkan kursi karena ada dugaan penggelembungan suara masif terjadi.

Terbukti dengan banyaknya laporan yang ditujukkan kepada penyelenggara oleh gabungan partai politik dan perorangan yang suaranya hilang

SINDOnews.com