Daftar Anggota
  • Berita
  • Cerita Anggota Dewan Perindo Kotabaru Libas Jalan Rusak dan Berlumpur Menuju Kampung Halaman
Cerita Anggota Dewan Perindo Kotabaru Libas Jalan Rusak dan Berlumpur Menuju Kampung Halaman

Cerita Anggota Dewan Perindo Kotabaru Libas Jalan Rusak dan Berlumpur Menuju Kampung Halaman

Rabu 18 Agustus 2021 12:51 WIB

KOTABARU - Wakil rakyat dari Partai Perindo Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabbiansyah harus berjibaku melewati jalan rusak dan berlumpur ketika pulang ke kampung halamannya. 

Rutinitas tersebut selalu dilakukannya setiap akhir pekan sejak terpilih sebagai anggota dewan pada Pileg 2019 lalu. 

Dia bercerita pada akhir Juli 2021 lalu ketika pulang ke kampung halamannya di Desa Bakau, Kecamatan Pamanukan Utara yang berada di ujung utara Kabupaten Kotabaru mengunakan motor trail. Perjalanan menuju tempat tinggalnya sempat terganggu dan harus dengan susah payah melewati jalan berlumpur dan berlubang. 

BACA JUGA: Legislator Perindo Kotabaru: Lawan Covid-19 dengan Vaksinasi

Faktor ini dikarenakan jalan rusak tersebut belum diperbaiki ditambah dalam beberapa hari sebelumnya turun hujan deras, sehingga membuat jalan desa menuju ibu kota kecamatan yang rusak parah tersebut harus bermandikan tanah becek dan berlumpur. 

"Belum ada perbaikan, padahal jalan itu akses utama anak sekolah," kata Rabbiansyah belum lama ini. 

Status jalan itu sejatinya di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Terkait jalan rusak dan berlumpur, dirinya akan melakukan pembahasan dengan Dinas PURR Kotabaru. 

Dia menjelaskan kalaupun Pemda setempat tidak memiliki anggaran untuk memperbaiki jalan rusak dan berlumpur tersebut, salah satu alternatifnya DPRD akan mencoba meminta bantuan kepada perusahaan kelapa sawit di Kotabaru. Dengan begitu anak-anak sekolah di desa tersebut bisa menuntut ilmu tanpa terhalang jalan rusak dan berlumpur. 

"Minimal bisa dilewati anak sekolah. Penting sekali untuk menunjang pendidikan di pelosok," tegasnya. 

Selain jalan, lanjut Rabbiansyah tiga jembatan menuju kampung ke halamannya juga perlu diperbaiki karena sudah rusak dan rawan dilalui kendaraan roda dua. 

Julnalbuana