Daftar Anggota
  • Berita
  • Ciptakan Suasana Kondusif Pasca-Kerusuhan, Partai Perindo Sultra Serukan Persatuan & Kesatuan
Ciptakan Suasana Kondusif Pasca-Kerusuhan, Partai Perindo Sultra Serukan Persatuan & Kesatuan
Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Tenggara (Sultra) Jaffray Bittikaka

Ciptakan Suasana Kondusif Pasca-Kerusuhan, Partai Perindo Sultra Serukan Persatuan & Kesatuan

Jumat 17 Desember 2021 14:10 WIB

KENDARI -- Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Sulawesi Tenggara menyerukan masyarakat Kendari untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, pasca-kericuhan antar-kelompok pemuda pada Kamis (16/12/2021) sore, kemarin.

"Kepada masyarakat Kota Kendari, marilah kita menjaga stabilitas daerah ini dengan tetap mempererat persatuan dan kesatuan," kata Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Tenggara (Sultra) Jaffray Bittikaka, Jumat (17/12/2021).

BACA JUGA: Partai Perindo Sultra Minta Aparat Usut Pelaku Bentrokan di Kendari

Jaffray juga menganjurkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Dia berharap masyarakat tidak menyebarkan video serta foto di media sosial yang bisa memicu kesalahpahaman antar-kelompok.

Dia menegaskan jika bentrokan ini terus terjadi akan sulit bagi Kota Kendari untuk berkembang. Para investor pun tidak akan tertarik menanamkan investasi di ibu kota Provinsi Sultra tersebut.

"Akibatnya kita menjadi mundur 10 langkah ke belakang dan ini tentu sangat disayangkan," tegas Jaffray.

Dengan adanya kejadian ini, Partai Perindo Sultra berharap situasi di Kota Kendari kembali normal seperti sediakala.

Tak luput, Jaffray mendoakan korban luka dari peristiwa tersebut agar segera sembuh dan bisa beraktivitas kembali.

"Kita semua berharap kondisi yang aman, tentram dan kondusif bagi Kota Kendari. Kita masih berjuang melawan pandemi Covid-19 yang belum usai. Janganlah keadaan ini diperburuk dengan hal-hal yang merugikan kita semua," ungkapnya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Kepada Pemerintah Kota Kendari dan seluruh pemangku kebijakan, Jaffray berharap adanya pendekatan yang humanis kepada organisasi masyarakat maupun kelompok adat agar terus merajut persatuan dan kesatuan guna menghindari perpecahan.

"Tentunya dengan memperbanyak pembinaan dan pelatihan agar kelompok-kelompok ini menjadi produktif sehingga menjadi salah satu potensi sumber daya kota," jelasnya.

Sebelumnya, peristiwa bentrokan terjadi di Kota Kendari pada Kamis (16/12/2021) sore kemarin. Kericuhan itu bermula dari iring-iringan pawai budaya kelompok pemuda setempat di kawasan Kendari Beach, sekira pukul 11.00 WITA.

Pemicu keributan itu diduga adanya provokasi dari kelompok lain di luar kelompok yang sedang melakukan pawai budaya.

Akibat bentrokan maut itu, salah seorang warga tewas dan sejumlah mobil dibakar. Bahkan, toko dan pusat perbelanjaan terpaksa ditutup sebagai imbas dari bentrokan antar-kelompok tersebut.