Daftar Anggota
  • Berita
  • Cuaca Ekstrem dan Bencana Meningkat, Partai Perindo: Perkuat Mitigasi Bencana dan Kepedulian Sosial
Cuaca Ekstrem dan Bencana Meningkat, Partai Perindo: Perkuat Mitigasi Bencana dan Kepedulian Sosial
Juru bicara Partai Perindo Bidang Sosial Yerry Tawalujan

Cuaca Ekstrem dan Bencana Meningkat, Partai Perindo: Perkuat Mitigasi Bencana dan Kepedulian Sosial

Senin 21 Februari 2022 09:33 WIB

JAKARTA - Juru bicara Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) Bidang Sosial Yerry Tawalujan menyoroti perubahan cuaca ekstrem dan eskalasi bencana yang makin meningkat.

Pemerintah dan semua unsur masyarakat diminta memperkuat upaya mitigasi bencana dan mempertinggi kepedulian sosial.

"Akhir-akhir terjadi cuaca ekstrem. Curah hujan meningkat. Berakibat banjir di banyak tempat. Gelombang tinggi juga terjadi di beberapa perairan seperti Maluku.
Ditambah lagi dengan gempa yang makin sering terjadi. Hal ini harus disikapi dengan kewaspadaan dan kesiapan Pemerintah untuk mitigasi bencana," jelas Yerry.

BACA JUGA: Partai Perindo Targetkan Raih 7 Kursi DPRD Taput di Pemilu 2024

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial & Kesra optimistis pemerintah, khususnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), akan meningkatkan kesiapan dan kewaspadaan supaya makin cepat memberi bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

"BNPB itu ujung tombak Pemerintah untuk menangani bencana dan memberikan bantuan," ujarnya.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Dalam cuaca ekstrem seperti ini, lanjutnya, bencana tiap saat bisa terjadi. Partai Perindo, tuturnya, selalu siap dan turun tangan membantu masyarakat terdampak bencana.

BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo

"Partai Perindo senantiasa peduli dan turun tangan, siap membantu Pemerintah untuk mitigasi bencana. Kami turun bawa bantuan saat terjadi gempa di Lombok, gempa dan tsunami di Palu, gempa di Mamuju-Sulbar badai di Timor, Semeru meletus, dan terakhir gempa di Pandeglang, Banten," terang Yerry.

SINDOnews.com