Daftar Anggota
  • Berita
  • Deradikalisasi di Dunia Maya, Partai Perindo Harap TNI-Polri hingga BNPT Berkordinasi
Deradikalisasi di Dunia Maya, Partai Perindo Harap TNI-Polri hingga BNPT Berkordinasi
Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Pertahanan dan Keamanan, Susaningtyas Kertopati

Deradikalisasi di Dunia Maya, Partai Perindo Harap TNI-Polri hingga BNPT Berkordinasi

Jumat 28 Januari 2022 09:05 WIB

JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Pertahanan dan Keamanan, Susaningtyas Kertopati, berharap penyebaran paham radikalisme di sosial media dapat diantisipasi.

Perempuan yang karib disapa Nuning itu meminta pihak terkait seperti TNI-Pori, BIN, hingga BNPT saling bekerja sama untuk mengantisipasi hal tersebut.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com 

"Jadi memang saya sangat mengharapkan Polri dalam hal ini Baintelkam bekerja sama dengan BNPT berkordinasi dengan BIN, TNI dan berbagai macam K/L harus bersama-sama," tutur Nuning dalam dialog virtual bersama MNC News, Kamis (27/1/2022).

Dia mengatakan tahapan redakalisasi memang benar-benar dilakukan di sosmed. Pasalnya, di sosmed banyak tersiar cara-cara yang mengarah tindakan terorisme, dengan contohnya adalah video merakit bom panci.

BACA JUGA: Partai Perindo Tekankan Pentingnya Saksi di TPS Guna Mengamankan Perolehan Suara di Pemilu 2024

"Harus ada deradikalisasi dunia maya. Kita beberapa waktu lalu kita melihat, kemudahan bagaimana meracik bom panci dan sebagainya. Anak muda itu kan senang sekali dan ingin membuat sebagai eksperimen," ucapnya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungibit.ly/MemberPartaiPerindo 

Tak hanya institusi di atas yang harus berjalan bersamaan dalam upaya deradikalisasi dunia maya, kata Nuning, Kominfo juga harus turun tangan. Pasalnya, di dunia daring banyak hoaks dan post-truth yang berkembang luas yang termasuk ke dalam agenda perang asimetris.

"Demikian pihak Kominfo juga harus dilibatkan, jangan sampai hal-hal yang bersifat hoaks post-truth di dalam perang asimentris menjadi luas. Kalau semakin luas kan semakin tidak terkendali," tuturnya.

Okezone