Daftar Anggota
  • Berita
  • Desa Sakadoyan Tak Lagi Gelap Gulita Berkat Perjuangan Legislator Partai Perindo Kotabaru
Desa Sakadoyan Tak Lagi Gelap Gulita Berkat Perjuangan Legislator Partai Perindo Kotabaru
Anggota DPRD Kotabaru Rabbiansyah (tengah) saat di kantor PT PLN (Persero) UP3 Kotabaru, Senin (13/12/2021)

Desa Sakadoyan Tak Lagi Gelap Gulita Berkat Perjuangan Legislator Partai Perindo Kotabaru

Rabu 15 Desember 2021 12:44 WIB

KOTABARU - Anggota DPRD Kotabaru Rabbiansyah dari Partai Perindo mendatangi kantor PT PLN UP3 di Jalan H Hasan Basri, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (13/12/2021).

Kedatangan Rabbiansyah akrab disapa Roby ini disambut langsung oleh Man II Niaga dan Pemasaran Angga Andriansyah bersama staf, serta Bagian Pemasaran Gt M Noor Arifin dan SPv II Sar Yan Gan Rizky Achmad Fawzi.

BACA JUGA: Steifly Tangka Resmi Nahkodai DPD Partai Perindo Bitung

Pertemuan berlangsung di ruang rapat PLN UP3 Kotabaru. Rabbiansyah yang juga Politisi Perindo ini juga mengajak perangkat Desa Sakadoyan dan perwakilan masyarakat.

Menurut Rabbiansyah, pertemuannya dengan petinggi PLN UP3 Kotabaru, ingin mendengarkan penjelasan secara detil mengenai perkembangan PLN masuk desa di d Desa Sakadoyan dan desa-desa lainya di daerah pemilihan (Dapil) 3 yang sudah terpasang jaringan.

Kabar cukup menggembirakan, berdasarkan penjelasan pihak PLN. Untuk memenuhi kebutuhan listrik di Desa Sakadoyan, akan disuplai dari gardu induk di Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

Sesuai penjelasan pihak PLN UP3, sambung Rabbiansyah saat ini kondisi tegangan listrik di Desa Sakadoyan terukur hanya 16,8 kV.

"Artinya saat ini tidak maksimal pemakaian elektronik, karena suplai listrik yang ideal berada pada tegangan 18-21 kV," ujarnya menirukan penjelasan pihak PLN UP3.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Namun akan ideal setelah pembangunan infrastruktur kelistrikan gardu induk baru dan transmisi SUTT 150 kV di Banian, Sungai Durian selesai. Sebab sudah masuk dalam rencana RUPTL tahun 2022.

"Jadi nanti listrik Desa Sakadoyan tersedia dengan kondisi tegangan 16,8 kV," jelasnya.

Bersama-sama Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat, Rabbiansyah akan menyosialisasikan ini kepada warga.

"Nanti jika listrik sudah teraliri arus di masing-masing rumah dan ada tegangan belum stabil maka itulah kondisinya," katanya.

"Mudah-mudahan menjadi awal baik peningkatan ekonomi bagi masyarakat. Satu minggu sejak hari ini progres listrik menyala di Desa Sakadoyan akan berproses," tutupnya


BANJARMASINPOST.CO.ID