Dewan Asal Partai Perindo Matim Soroti Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki
Kamis 09 September 2021 15:14 WIB
BORONG -- Kegiatan reses di Bajar, Desa Bangka Kuleng, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten, diwarnai dengan ajakan tanam pisang di jalan rusak oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Damu Damian, Selasa (7/9/2021).
Ketika menyampaikan materi reses, politisi Partai Perindo Matim itu menyinggung perihal kondisi jalan yang rusak di Desa Bangka Kuleng. Tak hanya itu, ia bahkan mengajak masyarakat untuk tanam pisang di jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah setempat.
Ajakan tersebut dimaksud agar Pemda Matim segera memperbaikinya, sebab kondisi jalan yang buruk berpotensi memberi malapetaka bagi para pengguna jalan tersebut.
"Seperti yang kita lihat di ruas Jalan Mano-Bajar, setelah dilakukan penggalian pelebaran badan jalan bukannya membawa kenyamanan berlalu-lintas, malah membuat rawan untuk dilalui terutama saat turun hujan," ungkap Damu.
Damu mengatakan mestinya setelah pekerjaan penggalian pelebaran wajib diikuti pekerjaan berikutnya, minimal lapisan agregat atau sirtu agar tidak terjadi lumpur dan licin.
"Kondisi jalan yang berlumpur dan licin tentu mengancam keselamatan para pelintas pada jalur tersebut," ungkapnya lagi.
BACA JUGA: Senator Partai Perindo Matim Beri Bantuan Meteran Listrik untuk Rumah Ibadah
Menurut Damu, jika terjadi kondisi yang demikian jangan segan-segan untuk memposting lewat sosial media untuk diwartakan sekaligus menyadarkan dan mendukung perjuangan anggota dewan agar mendapat perhatian dalam penanganannya oleh pemda setempat.
Dia menambahkan ajakan menanam pohon pisang di jalan rusak akan dilakukan apabila di tahun anggaran 2022 ruas jalan tersebut tak kunjung dikerjakan.
"Ruas Jalan Mano-Bajar- Wae Wake akan kita perjuangkan untuk mendapat penanganan pembangunan peningkatannya melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2022," tutup Ketua DPD Partai Perindo Matim itu.
Floresku.com


