Daftar Anggota
  • Berita
  • Di Hadapan Ratusan Mahasiswa IT&B, TGB Sebut 'Era Superman' Sudah Berakhir
Di Hadapan Ratusan Mahasiswa IT&B, TGB Sebut 'Era Superman' Sudah Berakhir
Ketua Harian Nasional Partai Perindo, Dr. Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengisi kuliah umum di Institut Bisnis IT&B

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa IT&B, TGB Sebut 'Era Superman' Sudah Berakhir

Jumat 14 Oktober 2022 07:04 WIB

MEDAN - Setelah melaksanakan kuliah umum di Universitas Sumatera Utara, Ketua Harian Nasional Partai Perindo, Dr. Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengisi kuliah umum di Institut Bisnis IT&B Jalan Mahoni, Kota Medan, Kamis (13/10/2022) petang.

Kuliah umum bertema 'Peluang Kerja di Era Revolusi 5.0 itu dihadiri ratusan mahasiswa IT&B yang berasal dari beragam etnis. Mereka begitu antusias meski acara sempat molor lebih dari satu jam.

Dalam kuliahnya, TGB menyebut era revolusi 5.0 adalah era kolaborasi. Bukan lagi era 'Superman' di mana untuk menjadi unggul, seseorang dituntut menjadi manusia super bisa segalanya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Di era revolusi 5.0 ini, setiap orang dituntut untuk ahli di bidangnya dan bekerjasama dengan orang lain yang memiliki keahlian yang berbeda namun mampu menutupi kekurangan satu dengan lainnya.

"Ini bukan era superman. Ini era kolaborasi. Cari orang yang bisa menutupi kekurangan kita. Jangan cari teman yang cuma satu selera. Jangan cari teman yang punya satu kecenderungan sama dengan kita. Cari teman yang bisa memberikan ilmu yang kita enggak tahu," kata TGB.

Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat itu mengatakan, dengan tradisi akademik yang dibangun di IT&B. Dengan keragaman latar belakang mahasiswa dan mahasiswi, mereka semua akan bisa membangun jejaring yang saling melengkapi.

"Kalau orang bicara soal kekuatan kolaborasi. Kolaborator anda yang utama adalah yang ada di sebelah kanan dan kiri anda saat ini," sebut TGB.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

TGB juga mengajak para mahasiswa untuk tidak terjebak dalam paradigma yang menyebut revolusi Industri membuat lapangan kerja menjadi sempit, membuat ruang kreatifitas terbatasi. Membuat para mahasiswa teralienasi.

"Enggak bener itu. Revolusi Industri itu adalah ruang besar yang siap untuk menampung siapa saja yang punya kepercayaan diri yang kuat. Yang punya integritas yang baik dan punya kemampuan kolaborasi dengan orang-orang yang berbeda," pungkasnya.

Okezone