Di Podcast AKSi Nyata: Anak Ungkap Hal Mengejutkan Sebelum Freddy Budiman Dieksekusi Mati
Senin 24 Oktober 2022 19:18 WIBJAKARTA - Anak terpidana mati kasus narkotika Freddy Budiman, Fikri Budiman buka-bukaan soal bisnis ayahnya. Fikri mengaku tidak mengetahui jika ayahnya bergelut di barang haram tersebut.
Hal tersebut diutarakannya dalam Podcast Aksi Nyata digelar Partai Perindo dengan tema 'Memetik Hikmah di Balik Kisah Freddy Budiman Sebelum Dieksekusi Mati', Senin (24/10/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Ia menyebutkan sebelum ramai pemberitaan tentang Freddy, sepengetahuannya sang ayah merupakan pengusaha di bidang elektronik dan optik.
"Kalau aku tahunya bisnis bapak HP dan kacamata, dan (bisnis) kacamata masih berjalan di Bangka Belitung," kata Fikri dalam podcast tersebut.
"Namanya Budi Optical, yang ngejalanin adik," sambungnya
Fikri menuturkan, pada zamannya Budi Optical menjadi salah satu penguasa pasar. Hal itu lantaran belum banyak yang menekuni berbisnis di bidang Optical di Bangka Belitung.
Untuk bisnis elektronik berupa HP, Fikri pun menyebutkan ada bentuk fisiknya, bukan hanya cerita belaka. Menurutnya, usaha sang ayah satu ini berjualan di salah satu departemen store di Bangka Belitung dengan menggunakan tempat seluas 2x2 meter.
"Sebenarnya tidak ada rasa aneh," ujarnya.
Seiring bertambah usian ia mulai merasa ada keanehan dengan bisnis ayahnya. Menurutnya, dari dua bisnis yang sebelumnya disebutkan mengapa bisa menghasilkan uang sebanyak itu.
Momen pertama kali ia mengetahui bisnis ayah sesungguhnya pada saat acara kumpul keluarga di Surabaya pada 2012 lalu.
Sesuai dengan tradisi di keluarganya, ia mengadakan pertemuan dengan keluarga besar dan pada saat itu memilih untuk menggelar makan malam di salah satu restoran chinese food di Surabaya.
Saat makan malam berlangsung, ia tidak merasakan keanehan apapun. Hal itu berubah saat ia menyaksikan presenter berita di salah satu stasiun televisi yang menyebut nama ayahnya, Freddy Budiman.
Mendengar nama yang mirip dengan ayahnya ia pun mendengarkan pemberitaan tersebut.
Saat fokus akan berita tersebut, ia mengaku sempat diganggu oleh sang tante agar tidak menyimak pemberitaan yang dimaksud dengan menawarkan beberapa makanan yang tersaji.
Ia pun tak menggubris tawaran tantenya hingga ia mendapati foto ayahnya ditampilkan di pemberitaan yang membahas bandar narkoba.
"Pas itu muncul (foto ayahnya dalam pemberitaan) tidak bisa dideskripsikan jadi satu kalimat apa yang aku rasakan pada saat itu, karena semua jadi satu, marah, kaget, emosi, sedih, semua jadi satu, terkumpul," ucapnya.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Dengan adanya pemberitaan tersebut, acara makan bersama pun dibatalkan, semua pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah, ia langsung membuka laptopnya dan mencari tahu secara lengkapnya tentang penangkapan Freddy Budiman.
"Jadi aku tahu papah seorang bandar narkoba itu full semuanya dari internet, baru kau tanya-tanya ke keluarga," pungkasnya.
Okezone


