Di Webinar Partai Perindo, Ayatullah: Pemimpin Harus Menjamin Kebebasan Berpendapat dan Beragama
Jumat 29 Oktober 2021 17:59 WIBJAKARTA -- Pemimpin yang paling sesuai dengan keteladan Nabi Muhamad SAW adalah pemimpin yang mampu menjamin kebebasan berpendapat dan beragama serta memberikan jaminan keselamatan kepada seluruh rakyatnya sebagaimana yang tercantum dalam Piagam Madinah.
Demikian disampaikan pengajar Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSIA) Dr Ayatullah dalam Webinar Maulid Nabi bertajuk "Kepemimpinan Nabi Muhammad dalam Membangun Masyarakat Sejahtera" digelar Partai Perindo, Jumat (29/10/2021).
"Ciri paling penting dari Negara Madinah adalah adanya Piagam Madinah yang menjamin kebebasan berpendapat, kebebasan beragama, dan jaminan keselamatan harta benda seluruh rakyat," kata DR Ayatullah.
Menurut dia, Nabi Muhammad SAW pula yang pertama kali memperkenalkan konsep kenegaraan kepada masyarakat Mekah dan Madinah pada khususnya, dan Arab pada umumnya.
"Konsep ini sering disebut sebagai Negara Madinah. Ciri paling penting dari Negara Madinah, adalah adanya Piagam Madinah," ujarnya.
Dia menjelaskan pada momen peringatan Maulid Nabi tahun ini, maka penting bagi pemimpin di negara ini untuk meneladani kembali seluruh sikap dan gagasan Nabi Muhammad SAW dalam memodernisasi serta memperkuat persatuan masyarakat Negara Madinah pada saat itu.
"Mengingat, saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan ketegangan sosial seperti konflik antar-agama, konflik lahan, diskriminasi gender hingga diskriminasi ras," kata dia.
Sehingga, ia mengajak pemimpin saat ini sebaiknya fokus pada pembangunan masyarakat dengan meladeni konsep kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam konteks ke-Indonesian.
"Kesejahteraan dalam pandangan Islam bukan hanya dinilai dengan ukuran material saja, melainkan juga dengan ukuran non-material seperti terpenuhinya kebutuhan spiritual. Terpeliharanya nilai moral dan terwujudnya keharmonisan sosial," ungkapnya.


