Di Webinar Partai Perindo, Kurniawan Optimistis Timnas Indonesia Bakal Rajai Sepak Bola Asia Tenggara
Jumat 14 Januari 2022 19:54 WIBJAKARTA - Mantan striker Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto optimistis Tim Garuda Indonesia suatu saat nanti bakal mengangkat trofi juara.
Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara Webinar Mingguan Partai Perindo bertajuk “Setelah Final AFF, Apa yang Harus Dilakukan Timnas Indonesia?”, Jumat (14/1/2022).
BACA JUGA: Ketum Pemuda Perindo Soroti 3 Aspek Hambat Kualitas Kompetisi Sepak Bola di Indonesia
Kurniawan menuturkan Indonesia bisa menjadi macan di Asia Tenggara, asalkan talenta-talenta muda yang terus bergelimang di Tanah Air dibina dan diasah dengan baik.
Menurutnya, Timnas Indonesia bisa menjadi raja di Asia Tenggara asal talenta-talenta pemain mudanya diasah dengan baik.
"Saya yakin suatu saat bisa juara, karena talenta kita tidak pernah habis. Saya yakin dan percaya Timnas kita akan lebih hebat dari siapapun di Asia Tenggara, karena talenta kita enggak ada habisnya,” kata Kurniawan.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Selain itu, Kurniawan juga menyayangkan banyaknya talenta-talenta muda yang tidak memiliki karier yang cerah ketika sudah menjadi pemain senior.
Pria yang akrab disapa Kurus itu pun mengimbau PSSI untuk membina para pemain dengan baik dari level umur terbawah.
“Kadang-kadang saya merasa sayang dan kasihan talenta di Indonesia tidak jadi apa apa, ini harus dipikirkan oleh stakeholder bagaimana talenta mereka diasah dengan benar,” katanya.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Kurniawan pun menawarakan solusi agar PSSI bisa membina pemain muda dengan baik.
Mantan pemain Pelita Jaya itu mengatakan bahwa PSSI bisa membina pemain muda dengan cara bersinergi dengan pemerintah untuk membangun fasilitas sarana dan prasarana sepakbola di berbagai daerah.
“Ya saling bersinergi saya harap, pemerintah menyediakan fasilitas untuk pesepakbola muda di lapangan, waktu zaman saya ada 9 diklat di Indonesia. Karena sepakbola suatu yang seksi di Indonesia, semua orang suka, jadi sayang kalau talenta kita sia-sia,” imbuh Kurniawan.
SINDOnews.com


