Dorong Ekonomi Kerakyatan, Aleg Perindo Mahfud Kawal Aspirasi Infrastruktur dan UMKM
Rabu 08 April 2026 14:49 WIBDONGGALA – Penguatan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. Ketika akses dasar dan dukungan usaha belum optimal, aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat lokal berpotensi terhambat.
Kondisi tersebut mencuat dalam kegiatan kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Partai Perindo, Mahfud Masuara, yang dilaksanakan di Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Selasa (7/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan utama, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan desa, dukungan terhadap sektor pertanian dan perikanan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil.
Selain itu, warga juga menyoroti pentingnya akses terhadap bantuan dan program pemerintah yang lebih merata agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di tingkat desa.
Mahfud Masuara menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan menjadi perhatian serius dan akan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada di tingkat provinsi.
"Seluruh aspirasi masyarakat merupakan hal yang sangat penting dan menjadi perhatian serius. Setiap masukan akan dicatat dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan di tingkat provinsi, serta akan dikoordinasikan dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti secara optimal," tegas Ketua DPW Partai Perindo Sulawesi Tengah ini.
Dia menilai, penguatan sektor pertanian, perikanan, dan usaha kecil menjadi bagian penting dalam mendorong ekonomi kerakyatan di daerah. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal.
Sebagai tindak lanjut, dia menyampaikan akan mengawal berbagai kebutuhan masyarakat melalui jalur kebijakan dan koordinasi lintas sektor.
"Kedepannya saya akan mengawal dan mengusulkan program prioritas melalui jalur pembahasan di DPRD serta Berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mendorong realisasi program pembangunan," imbuhnya.
Selain itu, dia juga menegaskan akan memanfaatkan jalur aspirasi sebagai instrumen untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi secara lebih konkret.
"Memanfaatkan jalur aspirasi/pokok pikiran (pokir) untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap realisasi program di lapangan," Pungkasnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar setiap program pembangunan tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui penguatan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, diharapkan pembangunan di daerah dapat berjalan lebih merata sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Sulawesi Tengah.


