Elektabitas di Jabar Salip PPP dan NasDem, Partai Perindo: Modal Dasar untuk Konsolidasi
Kamis 17 Februari 2022 08:16 WIBJAKARTA - Sekretaris Dewan Nasional Konvensi Rakyat Partai Perindo, Heri Budianto mengaku terkejut dengan hasil dari survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Selasa (15/2/2022). Di mana pada survei itu elektabilitas partai berlambang burung Garuda mengepakkan sayap itu tembus di angka 2,5℅ di Jawa Barat (Jabar).
Heri memaparkan, jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) langsung melakukan koordinasi lanjutan secara serius untuk menindaklanjuti hasil ini.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
"Kami sangat surprise dengan hasil (Survei SMRC) ini. Kemudian ini menjadi pokok bahasan, begitu hasil ini dirilis, kami teman-teman di DPP dan DPW melakukan koordinasi bahwa di Jabar kita bisa di atas Partai NasDem," jelas Heri, Rabu (16/2/2022).
Dia menjelaskan mengapa Partai Perindo terkejut dengan capaian tersebut. Sebab, pada Pemilihan Gubernur lalu, Ridwan Kamil selaku gubernur diusung oleh NasDem.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Menurut dia, bila hasil survei ini bisa ditindaklanjuti dengan baik, bukan hal yang tidak mungkin Partai Perindo mampu meraup suara besar di wilayah Jabar.
Lalu, dampak positif lainnya adalah bisa melenggangkan para calon anggota legislatif yang diusung ke Senayan.
"Kalau ini bisa dilakukan maksimal tidak menutup kemungkinan pada 2024 yang akan datang Partai Perindo betul-betul mendapat dukungan dan mendapatkan kursi yang nanti akan melenggangkan Partai Perindo ke Senayan," katanya.
Sekadar informasi, dalam survei SMRC Partai Perindo yang identik dengan peduli dan turun tangan ini berada di peringkat ketujuh. Partai Perindo mampu memperoleh elektabilitas 2,5 persen.
Di bawah Partai Perindo, ada PPP 2,1 persen pada urutan kedelapan. Adapun, Nasdem dengan elektabilitas 2 persen berada di urutan kesembilan, PSI 0,5 persen di urutan kesepuluh dan PAN dengan 0,4 persen di urutan kesebelas.
Ada pula Hanura 0,3 persen, Garuda 0,2 persen, Partai Ummat 0,1 persen dan Berkarya 0,1 persen.
Okezone


