Daftar Anggota
  • Berita
  • Enam Pasangan Calon Kepala Daerah di NTT Daftar ke Partai Perindo
Enam Pasangan Calon Kepala Daerah di NTT Daftar ke Partai Perindo
Ketua DPW Partai Perindo NTT Jonathan Nubatonis

Enam Pasangan Calon Kepala Daerah di NTT Daftar ke Partai Perindo

Selasa 16 April 2024 16:15 WIB

KUPANG - Enam pasangan calon (paslon) kepala daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendaftar ke Partai Perindo. 

Ketua DPW Partai Perindo NTT Jonathan Nubatonis mengaku sejak satu bulan terakhir pendaftaran sudah dibuka. Rencananya proses itu akan berakhir sebelum penutupan masa pendaftaran di KPU. 

"Sudah sekitar enam paket yang mendaftar ke DPW Partai Perindo NTT," sebut dia, Minggu 14 April 2024. 

Enam paslon itu, dua di antaranya ada di Kabupaten Manggarai, satu di Manggarai Barat, Sabu Raijua, Malaka dan Sumba Barat Daya masing-masing satu paslon. 

Enam paslon itu tengah mengikuti proses wawancara yang dilakukan panitia pendaftaran oleh. Dia menegaskan, proses itu akan terus berlanjut hingga ada keputusan dari panitia. 

Panitia diketuai oleh Sekretaris DPW Partai Perindo NTT. Segala proses yang ada akan dilaporkan dan diumumkan secara terbuka ke publik. 

Sementara untuk paslon khusus di Pilgub NTT sejauh ini belum ada. Memang, kata dia, ada satu calon yang pernah bertemu dirinya. Namun, belum ada pembicaraan khusus mengenai dukungan Perindo maupun niat mendaftar lewat Perindo NTT. 

"Cuman silahturahmi saja, bertemu bicara membangun NTT. Tapi bicara melamar ke Perindo belum," kata dia. 

Jonathan Nubatonis mengaku, Partai Perindo NTT memang belum punya kader yang didorong ke Pilgub maupun di Pilwalkot, khususnya. Apalagi, perolehan kursi DPRD yang berkurang, mengharuskan untuk dilakukan koalisi. 

Menurut dia, pendaftaran dibuka di semua kantor Partai Perindo di NTT. Namun, semua paslon saat datang ke tiap kantor akan diarahkan ke DPW Perindo NTT untuk mendaftar secara langsung. 

Hal itu dilakukan agar pelaksanaan pendaftaran lebih obyektif. Jonathan Nubatonis menilai, lokasi pendaftaran sengaja ditarik ke DPW agar tidak menimbulkan gejolak di tingkat kabupaten/kota atau DPC. 

Pendaftaran dibuka secara terbuka bagi semua masyarakat. Bakal calon perlu membawa visi misi, identitas atau data diri dan diserahkan ke panitia pendaftaran. Nantinya panitia akan melakukan wawancara maupun memverifikasi terhadap para bakal calon itu. 

"Partai dibangun untuk masyarakat, daerah. Makanya kita tarik pendaftaran ke provinsi ini," sebut dia. 

Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan mengaku pihaknya memprioritaskan dan mendukung kader maupun tokoh luar PAN yang berprestasi. 

"Untuk pilkada kita akan prioritaskan untuk mendukung kader yang berprestasi dan tokoh tokoh masyarakat di luar PAN yang kami anggap memiliki integritas dan kemampuan untuk utk membangun daerah," kata dia belum lama ini. 

Ahmad Yohan mengaku dirinya tetap mengabdi di jalur legislatif yakni di DPR RI. Menurut dia banyak orang dan tokoh yang lebih mumpuni untuk didorong di pilkada kali ini. 

"Saya di DPR saja. Masih banyak tokoh yang hebat dan lebih baik untuk kita dorong di pilkada," kata Presidium MN KAHMI itu.

Poskupang.com