Daftar Anggota
  • Berita
  • Fasilitas Terbatas, Otniel Benyamin Turun Tangan Bantu 5 Posyandu di Kupang
Fasilitas Terbatas, Otniel Benyamin Turun Tangan Bantu 5 Posyandu di Kupang
Fasilitas Terbatas, Otniel Benyamin Turun Tangan Bantu 5 Posyandu di Kupang

Fasilitas Terbatas, Otniel Benyamin Turun Tangan Bantu 5 Posyandu di Kupang

Rabu 25 Februari 2026 21:15 WIB

KUPANG - Upaya menekan stunting di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur terus dioptimalkan. Namun, prevalensinya masih berada di angka 16,3 persen. Pada 2025, tercatat 3.390 anak dari 21.427 anak di 51 kelurahan mengalami stunting. Tahun sebelumnya, jumlahnya bahkan 4.243 anak.

Di tengah target penurunan yang dicanangkan pemerintah, satu persoalan kerap muncul di lapangan yakni fasilitas dasar Posyandu yang belum memadai. Padahal, Posyandu adalah titik awal perlawanan terhadap stunting. Tempat balita ditimbang, gizi dipantau dan ibu-ibu diedukasi. 

Namun di Kelurahan Nunbaun Delha, Kecamatan Alak, kursi untuk pelayanan pun menjadi keluhan masyarakat. Aspirasi itu yang kemudian ditindaklanjuti anggota DPRD Kota Kupang Otniel Benyamin Selan. Dia menyerahkan bantuan kursi untuk lima Posyandu di wilayah tersebut.

“Bantuan kursi untuk lima Posyandu di Kelurahan Nunbaun Delha ini merupakan jawaban atas aspirasi yang disampaikan warga saat reses di wilayah tersebut,” ungkap legislator yang duduk di Komisi II DPRD Kota Kupang ini, Rabu (25/2/2026).

Kursi mungkin tampak remeh. Tetapi di Posyandu, dari situlah percakapan tentang gizi, tumbuh kembang dan masa depan anak-anak Kota Kupang dimulai. 

Ketua DPD Partai Perindo Kota Kupang ini menegaskan, Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput. Sebagai pusat pemberdayaan, edukasi dan pencegahan penyakit, Posyandu memerlukan dukungan fasilitas yang memadai. 

“Semoga bantuan ini bisa meningkatkan kenyamanan warga dan petugas saat melakukan aktivitas pelayanan kesehatan, sehingga fungsi Posyandu sebagai pilar kesehatan masyarakat dapat berjalan lebih 
optimal,” tuturnya