Fokus Pembangunan SDM, Syukri Ashal: Akses Sungai & Rawa Jadi Ujian Pemerataan Pendidikan di Boven Digoel
Selasa 16 Desember 2025 16:26 WIBKondisi geografis di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, menjadi ujian nyata bagi pemerataan layanan pendidikan negeri. Akses yang sebagian besar mengandalkan jalur sungai dan rawa berdampak pada kehadiran guru di sekolah-sekolah pedalaman.
Anggota DPRD Kabupaten Boven Digoel Komisi B, Muhammad Syukri Ashal, mengatakan tantangan tersebut harus dijawab dengan kebijakan afirmatif, bukan pendekatan administratif semata.
Ia menyebutkan, sekitar 60 persen wilayah kabupaten ini tidak dapat diakses dengan kendaraan darat dan mesti Melali sungai dan rawa.
Ini membuat mobilitas guru menjadi persoalan krusial. Dalam kondisi tertentu, perjalanan ke sekolah membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
“Kalau kita ingin pendidikan merata, maka kebijakan juga harus berani menyesuaikan dengan kondisi wilayah,” ujar Syukri.
Wakil rakyat dari Partai Perindo ini lantas mendorong 3 usulan solusi strategis.
Pertama, insentif khusus dan jaminan fasilitas dasar bagi guru di wilayah sulit.
Kedua, pengembangan layanan pendidikan alternatif berbasis wilayah.
Ketiga, penguatan koordinasi antara pemerintah kabupaten, provinsi Papua Selatan, dan perencanaan pembangunan daerah.
Syukri yang merupakan Ketua Komisi B Bidang
Keuangan & Perekonomian ini menegaskan, DPRD siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan pendidikan berjalan efektif.
Ia juga menambahkan, Partai Perindo optimistis kepemimpinan Rony Omba dan Marlinus mampu membawa kemajuan signifikan bagi Boven Digoel, yang termasuk sebagai daerah perbatasan langsung dengan Papua Nugini.
Ia juga menyatakan Partai Perindo mendukung upaya pemkab memajukan sektor pendidikan secara bertahap dan terukur.
Syukri juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di wilayah terpencil.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kalau ini kita benahi bersama, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.*


