Daftar Anggota
  • Berita
  • Gelar Fogging di LP Curup, Kalapas: Terima Kasih Rescue Perindo Rejang Lebong
Gelar Fogging di LP Curup, Kalapas: Terima Kasih Rescue Perindo Rejang Lebong
Kalapas Curup Bambang Wijanarko berbincang dengan pengurus Rescue Perindo

Gelar Fogging di LP Curup, Kalapas: Terima Kasih Rescue Perindo Rejang Lebong

Kamis 08 September 2022 09:19 WIB

BENGKULU - Ratusan penghuni Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Curup mendadak dikeluarkan dari dalam blok pada hari Rabu, (7/9/2022) pagi.

Rupanya, kawasan ini sedang menjadi sasaran fogging dari Rescue Perindo Kabupaten Rejang Lebong.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Ketua Rescue Perindo Rejang Lebong, Putra Mas Wigoro mengatakan selain melakukan fogging pada fasilitas umum di seluruh desa dan kelurahan, panti asuhan dan tempat ibadah.

Pihaknya juga menyasar Lapas Kelas II A Curup, Rejang Lebong.

"Selain desa dan kelurahan, kita menyasar Lapas Curup, karena di sini penghuninya cukup padat. Sehingga kita khawatirkan rawan penyebaran DBD," ujar Putra Mas.

Ia mengimbau kepada para penghuni lapas untuk menutup barang-barang yang bisa menampung air seperti ember atau kaleng. 
Karena bisa menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah berkembang biak.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Sementara itu, Kepala LP Kelas II A Curup Bambang Wijanarko mengaku sangat berterimakasih adanya program fogging dari tim Rescue Perindo Rejang Lebong.

"Terima kasih kepada tim Rescue Perindo sudah fogging di sini. Mudah-mudahan program seperti ini bisa berkelanjutan karena di sini belum pernah ada fogging," katanya.

Sedangkan, menurut Koordinator Wilayah Partai Perindo Rejang Lebong Dirwan Mahmud, fogging ini merupakan program dari Partai Perindo untuk membasmi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Ini program Partai Perindo pusat dan kita di sini menyasar seluruh desa dan kelurahan. Kota sudah bergerak selama 14 hari, mudah-mudahan bisa mencegah penyebaran DBD," tukas mantan Bupati Bengkulu Selatan ini.

Ikobengkulu