Gelombang Tinggi Lumpuhkan Nelayan Maluku Tenggara, Welhelm Kurnala Siapkan Alternatif Penghasilan
Senin 06 April 2026 14:00 WIBMALUKU TENGGARA - Gelombang tinggi saat musim timur kembali memutus sumber penghidupan nelayan di Maluku Tenggara. Saat laut tak lagi bisa dilayari, pemasukan keluarga ikut terhenti.
Di tengah kondisi itu, anggota DPRD Provinsi Maluku Welhelm Daniel Kurnala turun langsung menyalurkan program pemberdayaan bagi masyarakat pesisir sebagai upaya mencari sumber penghasilan alternatif sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Masalah utama nelayan itu, ketika musim timur mereka tidak bisa melaut sehingga tidak ada pemasukan. Ini yang harus kita carikan solusi bersama,” ujar Welhelm, Senin (6/4/2026).
Legislator Komisi IV DPRD Maluku ini tidak hanya menyalurkan bantuan langsung, tetapi juga mendorong diversifikasi pekerjaan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membantu pengurusan 29 Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi nelayan dan pengemudi ojek, termasuk dukungan biaya serta uang muka kendaraan bermotor.
Program tersebut disusun berdasarkan kondisi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada musim. Saat musim barat nelayan masih dapat melaut, tetapi pada musim timur aktivitas hampir sepenuhnya terhenti akibat cuaca buruk.
Melalui skema ini, politisi yang merupakan Ketua DPW Partai Perindo Maluku ini mendorong nelayan memiliki pekerjaan alternatif, seperti menjadi pengemudi ojek atau menjalankan usaha kecil saat tidak melaut.
“Selain menjadi nelayan, mereka juga harus punya pekerjaan lain saat musim ombak. Misalnya jadi ojek atau usaha kecil lain yang bisa menopang hidup,” tuturnya.
Welhelm menilai persoalan nelayan membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain agar upaya serupa dapat berjalan berkelanjutan.
Program ini diharapkan menjadi langkah adaptif untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.


