Hadapi Pemilu 2024, Partai Perindo akan Manfaatkan Semua Media
Senin 30 Mei 2022 14:56 WIBJAKARTA - Partai Perindo menilai keberadaan media memiliki peran penting dalam sosialisasi program partai politik. Oleh karena itu, menjelang Pemilu 2024, Perindo memastikan akan memanfaatkan keberadaan media secara menyeluruh.
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa pemanfaatan media itu tidak hanya dikhususkan terhadap media-media nasional. Keberadaan media lokal pun dinilai memiliki peran yang cukup penting.
Saat membuka pelatihan juru bicara wilayah dan daerah Partai Perindo Jawa Barat secara daring, Hary menyebutkan bahwa pemanfaatan media akan dimaksimalkan oleh Partai Perindo.
"Harus juga menggunakan portal lain, termasuk juga portal daerah. Kalau bisa di Bandung, di Pikiran Rakyat, itu sangat dominan juga," kata Hary ketika membuka Pelatihan Juru Bicara Wilayah dan Daerah Partai Perindo Jawa Barat (Jabar) secara daring, Senin (30/5/2022).
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Dia menegaskan, untuk menyosialisasikan program-program partai, Perindo dipastikan akan memanfaatkan semua media, termasuk media sosial.
Partai Perindo sendiri, lanjut dia, susah memiliki tim yang akan mengurus media sosial.
"Kita juga harus berhubungan baik dengan yang lain. Portal daerah itu sangat berperan. Itu harus dipakai. Itu silakan dipakai semua. Untuk memastikan apa yang kita komunikasikan, mencapai sasaran. Kemudian media sosial," jelas dia.
"Perindo juga membentuk media manajemen tim. Itu yang bertanggung jawab memastikan informasi-informasi yang diperoleh," lanjut dia.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Di sisi lain, Hary juga mengingatkan soal gaya komunikasi yang perlu menjadi perhatian. Dia berharap setiap kader Perindo bisa menyampaikan informasi dengan baik.
"Pastikan kalau kita menyampaikan sesuatu, khususnya berita yang misalnya kurang positif, kita mampu membungkusnya secara konstruktif. Jangan pernah menyampaikan apapun yang berakhir titiknya itu negatif. Itu adalah teknik berkomunikasi," tuturnya.
Okezone


