Daftar Anggota
  • Berita
  • Hadiri Harlah PKB, Partai Perindo Nilai Penguatan Ekonomi Kerakyatan Jadi Agenda Bersama
Hadiri Harlah PKB, Partai Perindo Nilai Penguatan Ekonomi Kerakyatan Jadi Agenda Bersama
Ketua Umum DPP Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo menghadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC, Senayan, Jakarta.

Hadiri Harlah PKB, Partai Perindo Nilai Penguatan Ekonomi Kerakyatan Jadi Agenda Bersama

Jumat 24 Juli 2026 11:14 WIB

JAKARTA - Penguatan ekonomi kerakyatan dinilai memerlukan kolaborasi lintas elemen, termasuk antarkekuatan politik, agar amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dapat diwujudkan melalui pemberdayaan UMKM dan koperasi. Semangat tersebut menjadi benang merah dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengusung tema *Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi*.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menghadiri puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/26) malam. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo juga hadir dalam acara tersebut dan disambut Wakil Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua DPR Cucun Syamsurijal, Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid, serta sejumlah petinggi PKB, di antaranya Hanif Dhakiri dan Syaiful Huda.

Usai acara, pria yang kerap disapa Kang Ferry ini menyampaikan ucapan selamat kepada PKB sekaligus berharap partai tersebut terus memberikan kontribusi bagi umat, bangsa, dan negara. "Kita ucapkan selamat semoga PKB terus jaya dan membawa arah kebaikan bagi umat, bangsa, dan negara," katanya.

Ferry menilai Partai Perindo memiliki kesamaan semangat dengan PKB dalam memperkuat keumatan dan membangun perekonomian nasional melalui jalur ekonomi kerakyatan. Menurutnya, arah tersebut selaras dengan tema yang diangkat PKB pada Harlah ke-28.

"Semangat Partai Perindo sebenarnya sama dengan semangat PKB bagaimana kita menguatkan keumatan, bagaimana kita menguatkan bangsa negara lewat jalur-jalur ekonomi. Dan ini memang menjadi tema besar yang diusung oleh PKB," ujarnya.

Dia menegaskan penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM dan koperasi juga menjadi bagian fundamental dari perjuangan Partai Perindo. "Kami pun di Partai Perindo adalah bagaimana menguatkan ekonomi kerakyatan, UMKM, koperasi, dan itu adalah hal yang sangat fundamental yang ada," lanjutnya.

Meski Partai Perindo saat ini berstatus sebagai partai non-parlemen, Ferry berharap kesamaan visi tersebut dapat menjadi landasan untuk memperkuat sinergi dengan PKB sebagai partai parlemen. Dia menilai kolaborasi antarkekuatan politik diperlukan untuk mengawal implementasi amanat konstitusi di sektor ekonomi.

"Mudah-mudahan kita terus berkolaborasi, terus bersinergi untuk sama-sama menguatkan perintah Konstitusi Pasal 33 itu bagaimana UMKM, ekonomi kerakyatan, koperasi itu menjadi soko guru tulang punggung untuk kita memajukan bangsa negara," katanya.