Daftar Anggota
  • Berita
  • Hadiri HUT ke-58 Partai Golkar, Hary Tanoesoedibjo Swafoto dengan Surya Paloh
Hadiri HUT ke-58 Partai Golkar, Hary Tanoesoedibjo Swafoto dengan Surya Paloh
Ketum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo melakukan ramah tamah dengan sejumlah pimpinan partai yang hadir di HUT ke-58 Partai Golkar

Hadiri HUT ke-58 Partai Golkar, Hary Tanoesoedibjo Swafoto dengan Surya Paloh

Jumat 22 Oktober 2022 00:32 WIB

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo menghadiri puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Partai Golkar. Acara berlangsung di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat 21 Oktober 2022 malam.

Presiden RI Joko Widodo dan sejumlah pimpinan partai datang ke acara tersebut. Mulai dari Ketum Partai NasDem, Surya Paloh; Ketum PPP, Muhammad Mardiono; Ketum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas); Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono; dan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, setibanya di lokasi acara Hary Tanoesoedibjo melakukan ramah tamah dengan sejumlah pimpinan partai yang hadir.

Pada sebuah kesempatan, Hary Tanoesoedibjo melakukan swafoto dengan Surya Paloh.

Keduanya nampak memegang gawai masing-masing untuk mengabadikan momen tersebut dengan berswafoto.

Dalam peringatan HUT ke-58 Partai Golkar, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, partai berlogo pohon beringin tersebut seperti start up, namun lebih tinggi tingkatannya.

Kalau start up yang sudah besar julukan unicorn dan Decacorn. Namun, Golkar berada di atas lagi, yakni sudah di tingkat Hexacone.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

"Jadi Pak presiden, Golkar bisa disamakan dengan start up yang unicorn dan decacorn tapi Golkar Hektacone," ujarnya di acara perayaan HUT Partai Golkar ke 58 di Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Di hadapan Presiden Jokowi, Airlangga pamer bahwa Golkar adalah partai calon pemenang Pemilu dengan jumlah kader yang sangat besar.

"Di sini ada 2.500 kader pak presiden. Kalau disini yang hadir satu kader 25 ribu suara seluruhnya saya instruksikan minimal dapat 25 ribu, ini bisa jadi infrantri untuk 50 juta suara pak presiden," ujar Airlangga.

Okezone