Hadiri Wisuda Tahfidz Alquran, Ketua Partai Perindo Kota Malang Tak Kuasa Menahan Tangis
Jumat 23 September 2022 09:29 WIBMALANG -- Lantunan ayat-ayat suci Alquran pagi itu, Minggu (18/9/2022) terdengar begitu merdu.
Ayat demi ayat dilafalkan dengan sangat fasih. Huruf demi huruf, kalimat demi kalimat terucap dengan sempurna.
Hati seketika itu pun takjub bercampur heran. Di sudut kota dengan gemerlap duniawi, hiburan, dan kemaksiatan, ternyata ada ratusan muda-mudi yang tekun belajar kalam-kalam Allah.
Mereka mungkin tidak begitu paham dengan perkembangan gaya hidup kekinian.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Bahasa anak muda paling ter-update pun bisa jadi mereka tidak tahu. Apalagi, seri film Korea terbaru yang digandrungi muda mudi Indonesia sekarang.
Setiap hari, waktu mereka dihabiskan untuk membaca dan menghafal ayat-ayat suci Alquran.
Masa muda mereka memang tidak seperti teman-teman sejawatnya.
Tapi bukan berarti mereka tidak bahagia. Aura kebahagiaan dan keceriaan justru terpancar jelas dan terlihat tulus dari wajah mereka saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran.
Di zaman penuh gemerlap ini, melihat mereka terbersit keyakinan, ada harapan besar Allah akan menyelamatkan negeri ini dari malapetaka dan bencana.
Mengingat itu semua, tak kuasa air mata pun tak henti mengalir dari pelupuk mata.
Begitulah yang dirasakan Ketua DPD Partai Perindo Kota Malang Laily Fitriyah Liza Min Nelly saat diundang menghadiri wisuda santri Pondok Pesantren Tahfidz Alquran Assa'adah.
"Saya tak kuasa menangis saat diminta sambutan di acara itu. Saya cinta pondok ini. Saya kagum dengan para penghafal Alquran," ujar Nelly.
Bagi Nelly, anak muda penghafal Alquran di zaman sekarang merupakan manusia langka.
Oleh karena itu, dia sangat berharap pemerintah peduli dengan mereka.
Termasuk lembaga yang menggembleng mereka seperti pesantren yang diasuh Nyai Hj Ummah Chusnul Inayah Bachroan tersebut.
"Saya yakin masyarakat justru kagum dengan model kepemimpinan siapapun itu di era sekarang yang peduli dengan para penghafal Al quran," beber Nelly.
BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo
Sekadar diketahui, Pondok Pesantren Tahfidz Al quran Assa'adah berlokasi diJalan Bandulan Gg I B RT 002 RW 004, Bandulan Kecamatan Sukun Kota Malang.
Saat ini, pesantren tersebut mengasuh ratusan santri khusus penghafal Alquran.
"Saat saya hadir, ada 30 santri penghafal Alquran yang diwisuda. Hati ini terkadang berontak mengapa pesantren seperti ini kok terkesan kurang mendapat perhatian pemerintah?," kritik Nelly.
Dia berharap, Pemkot Malang ke depan lebih memprioritaskan program-programnya pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) daripada bangunan fisik.
Malangtimes


