Daftar Anggota
  • Berita
  • Hary Tanoesoedibjo Bertemu Gibran di Yogyakarta, Ini yang Dibahas
Hary Tanoesoedibjo Bertemu Gibran di Yogyakarta, Ini yang Dibahas
Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo bertemu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di DIY, Sabtu (26/3/2022). (Foto: Instagram @harytanoesoedibjo)

Hary Tanoesoedibjo Bertemu Gibran di Yogyakarta, Ini yang Dibahas

Sabtu 26 Maret 2022 21:43 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo melaksanakan pertemuan dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (26/3/2022). Pertemuan dilaksanakan di sela-sela Muskerwil Partai Perindo DIY.

Usai pertemuan, Hary memaparkan sejumlah hal yang dibahas bersama Gibran.

"Namanya silaturahmi ya kita bicara macam-macam, kita bicara Solo, kita bicara Indonesia, kita bicara ya terus terang dari Partai Perindo juga mohon petunjuk bagaimana Mas Gibran bisa memberi petunjuk supaya Partai Perindo bisa maju di antara di Solo, Yogja, dan Jawa Tengah," kata Hary.

BACA JUGA: Bertemu Gibran, Ketum Partai Perindo: Anak Muda yang Rendah Hati dalam Bersikap

Hary menegaskan Gibran tak hanya tokoh yang berpengaruh di Solo tapi juga Jawa Tengah. Dia menyebut Gibran sebagai sosok yang rendah hati meski mengemban jabatan wali kota serta merupakan putra Presiden Joko Widodo.

"Rencana mau ke Solo, mau sowan (menghadap) ke beliau. Rencananya begitu, tapi beliau ini Gibran rendah hati, beliau yang ke sini ke Jogja, malah kami yang tidak perlu ke Solo mendadak, Wali Kota yang hebat," kata Hary.

Sementara itu, Gibran mengatakan dirinya senang bisa melaksanakan pertemuan dengan Hary Tanoesoedibjo.

"Memang harusnya saya yang sowan, siang ini saya menyempatkan ke tempat Pak Ketua Umum. Sejak kemarin kita sudah berjanji," kata Gibran.

Momen pertemuan ini diketahui diunggah Hary Tanoesoedibjo melalui akun Instagramnya. Di foto lain, tampak Gibran juga bertemu dengan sejumlah pengurus pusat Partai Perindo yang mendampingi.

Usai bertemu Gibran, Hary Tanoesoedibjo menyampaikan Indonesia sangat membutuhkan tokoh-tokoh muda yang hebat, tapi sederhana dan rendah hati.

"Maju terus Mas Gibran, Indonesia membutuhkan tokoh-tokoh muda yang hebat tapi sederhana dan rendah hati. #HT," tulis Hary Tanoesoedibjo.

iNews.id