Hary Tanoesoedibjo Ingin Kader Pahami Visi Misi Partai Perindo
Sabtu 10 Desember 2022 16:04 WIBJAKARTA - Rangkaian kegiatan Konsolidasi Nasional dan Bimbingan Teknis anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota Partai Perindo se-Indonesia ditutup pada Sabtu (10/12/2022) siang.
Ketua Umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) memberikan pemahaman kepada kadernya soal garis besar perjuangan partai.
Menurutnya, hal itu menjadi penting agar ketika mereka berhasil memperoleh kursi di parlemen, perjuangan mereka sejalan dengan Partai Perindo yakni untuk Indonesia Sejahtera.
"Saya lebih menjelaskan visi misi keberadaan Partai Perindo supaya mereka paham, karena kita dalam satu organisasi harus paham (garis perjuangan partai)," kata Hary di Jakarta Concert Hall Gedung Inews Tower Lantai 14, Kebon Sirih Jakarta Pusat.
Hary menegaskan Partai Perindo harus menjadi partai besar. Hal itu demi perjuangan partai untuk Indonesia Sejahtera akan lebih mudah diimplementasikan dengan banyaknya kader Partai Perindo berada di lembaga legislatif.
"Itu pesan-pesan yang khususnya dari saya yang saya sampaikan kepada mereka," ucapnya.
Ia melanjutkan untuk itu dalam kegiatan tersebut ada materi tentang peran legislatif dalam penguatan demokrasi.
Nantinya, materi yang ada di acara tersebut akan lebih dalam dipelajari di Akademi Perindo.
"Yang lebih penting lagi kami kan sudah ada Akademi Perindo, itu nanti yang lebih dalam lagi memberikan pelatihan-pelatihan ke mereka, karena bimtek ini kan garis besarnya saja," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Konsolidasi Nasional dan Bimtek Partai Perindo dilaksanakan pada 8-10 Desember 2022.
Dalam sambutan pembukaannya, Hary menyebutkan para anggota DPRD dan calon anggota legislatif perlu melihat isu kesejahteraan rakyat dan ketimpangan ekonomi yang masih besar.
Hary menyebutkan Partai Perindo fokus dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata di seluruh daerah di Indonesia.
"Jadi pukul rata saja kita harus bisa dapat 3.000 di tingkat 2, kita harus bisa dapat 300 di tingkat 1, kita harus bisa dapat double digit di tingkat nasional," tuturnya.
Okezone


