Daftar Anggota
  • Berita
  • Hindari Praktik Bullying, Legislator Partai Perindo Palangka Raya Sarankan Hal Ini
Hindari Praktik Bullying, Legislator Partai Perindo Palangka Raya Sarankan Hal Ini
Anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Perindo Shopie Ariany

Hindari Praktik Bullying, Legislator Partai Perindo Palangka Raya Sarankan Hal Ini

Selasa 28 Maret 2023 14:49 WIB

PALANGKA RAYA -- Tidak dapat dipungkiri, kasus bullying di kalangan siswa atau pelajar selama ini masih sering terjadi. Ada yang terdeteksi, bahkan ada yang terselubung dan tidak diketahui sama sekali oleh pihak sekolah. 

Hal ini tentunya dapat menjadi pemicu timbulnya rasa tidak nyaman bagi siswa yang menjadi korban bullying tersebut, hingga merasa takut untuk datang ke sekolah. 

Untuk itu, anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Perindo Shopie Ariany, ST meminta kepada pihak sekolah untuk dapat mencegah aksi bullying tersebut di lingkungan sekolahnya masing-masing. 

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Pasalnya, pada Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan satuan pendidikan dinyatakan bahwa setiap pendidikan diharapkan dapat menciptakan kondisi proses pembelajaran yang aman.

"Nyaman dan menyenangkan, serta menghindari semua warga sekolah dari unsur-unsur kekerasan," jelas Shopie, Selasa (28/3/2023). 

Menurut politisi asal Partai Perindo ini, ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah dalam menghentikan praktif bullying. Di antaranya seperti melakukan sosialisasi kepada siswa. 

Di mana siswa perlu memahami dampak negatif dari bullying, baik terhadap korban maupun pelaku sendiri. 

Kemudian membuat program seperti membentuk tim anti bullying. Di mana kemudian tim ini dilatih dan diberi tugas dalam mengatasi bullying di sekolah. 

"Tim anti bullying ini terdiri dari guru dan juga siswa. Siswa yang dipilih adalah mereka yang disegani oleh teman-temannya serta mampu berkomunikasi dengan baik. Sehingga mereka dapat diandalkan dalam mempengaruhi teman-teman yang suka melakukan bullying," terang Shopie. 

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan PartaiPerindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Dalam menghentikan aksi bullying ini, Shopie juga menyarankan kepada pihak sekolah, agar melibatkan orangtua siswa. Orangtua siswa dapat diberikan parenting dan dapat diajak bekerjasama dalam membentuk perilakua siswa. 

"Karena sikap dan perilaku siswa diawali dari pola kehidupan di rumah tangga. Selain itu, pihak kepolisian juga dapat diminta bantuannya untuk memberikan edukasi dan akibat dari praktik bullying," ujar Shopie. 

Solusi yang disampaikan sebagai penyelesaian suatu masalah yang ada dengan mempertimbangkan akhlak terhadap sesama. Bersumber dari keimanan, ketaqwaan dan beraklak mulia. Perlunya kerjasama atau melibatkan orang lain, yakni sebagai bentuk dimensi gotong-royong dan berkebhinekaan global. 

"Terkait dengan upaya mengatasi masalah bullying di sekolah, maka dapat disingkronkan dengan upaya mewujudkan sikap profil pelajar Pancasila. Apabila setiap siswa harus mengamalkan nilai-nilai profil pelajar Pancasila, maka praktik bullying di sekolah akan dapat dihindari," ujar Shopie. 

Kalteng.co.