Daftar Anggota
  • Berita
  • HT Tunjuk TGB Jadi Ketua Harian Nasional Partai Perindo: Tokoh Ulama, Mumpuni di Birokrat
HT Tunjuk TGB Jadi Ketua Harian Nasional Partai Perindo: Tokoh Ulama, Mumpuni di Birokrat
Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo melantik TGB Muhammad Zainul Majdi menjadi Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo.

HT Tunjuk TGB Jadi Ketua Harian Nasional Partai Perindo: Tokoh Ulama, Mumpuni di Birokrat

Sabtu 06 Agustus 2022 22:47 WIB

JAKARTA -- Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) membeberkan alasan memilih Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi sebagai Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo.

Hary mengatakan, TGB merupakan tokoh ulama dan mumpuni di birokrat.

"Kenapa Pak TGB ditunjuk sebagai ketua Harian DPP Nasional? Beliau seorang bisa dikatakan tokoh ulama, nasionalis, juga sangat mumpuni di birokrat," kata Hary, Sabtu (6/8).

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo,kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Hary menuturkan pengalaman TGB di birokrat tak perlu diragukan. Ia sudah menjadi Gubernur NTB selama 10 tahun. Lalu menjadi anggota DPR sejak usai 32 tahun.

"10 tahun menjadi gubernur dan juga sangat mumpuni sebagai anggota dewan, pernah di DPR RI. Jadi mungkin tadi disampaikan beliau bahwa umur 32 tahun sudah menjadi anggota DPR RI," tuturnya.

"Dan untuk menjadi anggota DPR RI itu melalui satu perjuangan, tidak serta merta menjadi anggota DPR RI," lanjut dia.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Selain itu, kata dia, TGB juga menjadi Gubernur NTB di usia muda. Hary menyebut sebelum berumur 40 tahun, TGB sudah menjadi gubernur dan anggota DPR.

"Kemudian setelah itu mengikuti pilgub dan menjadi gubernur [pada] 2008 sampai dengan 2018. Jadi singkatnya umur 32 tahun sudah anggota DPR RI, umur 36 tahun sudah menjadi gubernur," ucap Hary.

Ia menambahkan, parpol tak terlepas dari sosok-sosok yang berkecimpung di eksekutif dan legislatif.

"Dan partai politik tidak lepas dari pada legislatif dan eksekutif dan beliau memilki pengalaman di dua-duanya secara legislatif iya, secara eksekutif iya. Secara legislatif di DPR RI, secara eksekutif sebagai gubernur dan yang sama pentingnya adalah beliau adalah ulama terpandang yang jiwanya nasionalis," tandasnya.

Kumparan