Daftar Anggota
  • Berita
  • HUT ke-76, Nuning Kertopati Puji Kredibilitas TNI Berantas Kelompok Teroris KKB Papua
HUT ke-76, Nuning Kertopati Puji Kredibilitas TNI Berantas Kelompok Teroris KKB Papua
Pengamat Pertahanan Keamanan dan Intelijen sekaligus Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam Susaningtyas Nefo Handayani

HUT ke-76, Nuning Kertopati Puji Kredibilitas TNI Berantas Kelompok Teroris KKB Papua

Rabu 06 Oktober 2021 16:50 WIB

JAKARTA - Pengamat Pertahanan Keamanan dan Intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati mengatakan, Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-76 kali ini cukup istimewa. Itu karena, ia melanjutkan, TNI sebagai komponen utama pertahanan negara sebentar lagi akan dilengkapi Komponen Cadangan.

"Kelengkapan ini sebagai wujud Sishankamrata pada abad ke-21. Kelengkapan Komponen Cadangan tersebut merupakan implementasi berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Nuning Kertopati, sapaan akrabnya, Senin (4/10/2021).

Nuning yang juga menjabat Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam ini menyebut pembentukan Komponen Cadangan selain berlandaskan hukum nasional, juga sesuai hukum internasional sebagaimana terkandung pada beberapa Resolusi PBB.

Ia juga mengatakan ke depannya TNI juga perlu memperhatikan dinamika lingkungan strategis. Menurutnya, yang paling menyita perhatian adalah situasi di Laut Natuna Utara yang berdampingan dengan Laut Cina Selatan.

"Dinamika terbaru adalah pembentukan kerjasama keamanan AUKUS. Sangat penting dicermati oleh TNI ke mana arah baru AUKUS dan rencana pengoperasian kapal selam Australia bertenaga nuklir," tuturnya.

BACA JUGA: Ungkapan Bahagia Warga Terima Bantuan Sembako dari Partai Perindo

Nuning menjelaskan, sesuai ketentuan ASEAN yang tertuang di dalam ZOPFAN, maka seluruh negara ASEAN wajib mematuhi ketentuan zona bebas nuklir.

"Banyak negara di dunia mewaspadai pengoperasian kapal-kapal selam bertenaga nuklir yang dimiliki beberapa negara maju," katanya.

Nuning mengungkapkan peringatan HUT TNI ke-76 diselenggarakan dengan menggunakan prokes Covid-19 yang ketat tidak mengurangi makna dan kekhidmatan.

TNI dan Polri bersama komponen bangsa lain hingga kini mampu menjaga stabilitas keamanan pada tataran regional dan nasional.

"Bahkan kepercayaan publik juga semakin meningkat kepada TNI sebagai institusi. TNI membuktikan Dharma Bhakti kepada Ibu Pertiwi dalam situasi dan kondisi apapun, termasuk dalam 2 tahun ini masa pandemi Covid-19," tuturnya.

Nuning menambahkan keberhasilan TNI membangun kepercayaan masyarakat juga merefleksikan kredibilitas TNI ke dunia internasional.

"Kredibilitas TNI tersebut dibuktikan dengan tekad kuat memberantas Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) bersama Polri dan para tokoh masyarakat Papua," katanya.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Ia menjelaskan strategi TNI memberantas KSTP sudah sesuai dengan hukum internasional sebagaimana tercantum dalam Piagam PBB.

"Saya percaya TNI akan lebih mendapat dukungan internasional menyelesaikan separatisme Papua. Beberapa prajurit TNI dan Polri yang gugur di Papua tidak mempengaruhi keberhasilan TNI dan Polri mengamankan acara pembukaan PON ke-20 oleh Presiden Jokowi," ujar Nuning.

TNI, Polri, Kemenpora, KONI dan seluruh panitia PON bertekad menyelenggarakan rangkaian pesta olahraga tersebut sampai selesai.

"Keberhasilan PON di Papua merupakan salah satu indikator kredibilitas TNI di dalam negeri dan luar negeri," tuturnya.

Okezone