Idris Hadi Dorong Solusi Infrastruktur, Perkuat Ekonomi Warga Tubaba
Selasa 31 Maret 2026 14:28 WIBTULANG BAWANG BARAT-Keterbatasan akses jalan dan infrastruktur dasar masih menjadi penghambat utama pergerakan ekonomi warga di Kecamatan Tuba Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung.
Di wilayah yang bergantung pada sektor pertanian, persoalan ini bukan sekadar soal konektivitas, melainkan menyangkut kelancaran distribusi hasil panen hingga peningkatan kesejahteraan petani.
Persoalan itu mencuat dalam reses anggota DPRD Tulang Bawang Barat Idris Hadi, kemarin. “Melalui reses, kami mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialog terbuka dengan partisipasi aktif warga. Harapan mengemuka agar berbagai usulan tersebut tidak berhenti sebagai catatan, melainkan terwujud dalam program konkret pembangunan Tubaba ke depan.
Sekretaris Komisi I DPRD Tubaba ini mengungkapkan, reses merupakan kewajiban legislatif untuk memastikan arah pembangunan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
Infrastruktur jalan muncul sebagai isu paling mendesak dalam reses tersebut, terutama lanjutan penyelesaian akses jalan tembus menuju tiyuh tetangga yang dinilai krusial untuk memperlancar mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian.
Selain itu, warga mengusulkan pembangunan sumur bor, tiang listrik, jalan usaha tani, serta jalan penghubung antar suku. Kebutuhan ini mencerminkan masih terbatasnya infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi di tingkat akar rumput.
“Aspirasi terkait pembangunan jalan serta dukungan pembuatan sumur bor, bedah rumah dan jalan usaha tani akan menjadi perhatian dan akan kami perjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah,” tutur Idris.
Dia menekankan, pembangunan infrastruktur tidak bisa dipisahkan dari penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. Akses jalan yang memadai akan memangkas biaya distribusi, mempercepat arus barang dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi petani.
Menurutnya, keberadaan jalan usaha tani juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, karena memudahkan petani menjangkau lahan serta mengangkut hasil panen secara lebih efisien.
“Kami berharap aspirasi masyarakat ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh warga,” kata legislator Partai Perindo ini.
Dorongan terhadap pembangunan infrastruktur ini juga sejalan dengan penguatan ekonomi kerakyatan. Ketika akses dan fasilitas dasar terpenuhi, aktivitas ekonomi lokal, mulai dari distribusi hasil tani, usaha kecil hingga perdagangan antarwilayah, dapat tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan.


